Perkuat Swasembada Pangan Sulsel, Pemkab Gowa Dorong Perbaikan Irigasi dan Konektivitas Daerah

MENITNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, menegaskan komitmennya mendukung swasembada pangan Sulawesi Selatan melalui peningkatan produksi pertanian, perbaikan jaringan irigasi, dan penguatan konektivitas antarwilayah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Pemkab Gowa dalam Kirab Swasembada Pangan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (18/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan produksi pertanian, serta memastikan distribusi hasil pertanian berjalan lancar.

Menurutnya, Gowa memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan. Karena itu, optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

“Gowa memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan. Kami terus mendorong peningkatan produksi pertanian agar potensi lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat,” ujarnya.

Darmawangsyah menjelaskan, salah satu kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Gowa adalah perbaikan jaringan irigasi, terutama saluran primer dan sekunder yang mengalirkan air dari Bendungan Bili-Bili dan Bendungan Jenelata menuju kawasan persawahan.

Menurutnya, kondisi sejumlah jaringan irigasi masih membutuhkan perhatian, termasuk saluran yang mengalami kerusakan pascabencana. Perbaikan infrastruktur pengairan dinilai penting untuk memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara optimal.

Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Gowa agar segera direalisasikan.

“Masih banyak jaringan irigasi yang perlu diperbaiki, termasuk yang rusak pascabencana. Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan dan perbaikan irigasi dapat segera direalisasikan sehingga aliran air ke sawah semakin optimal dan frekuensi panen petani bisa meningkat,” jelasnya.

Perbaikan irigasi tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan produksi pertanian, mengurangi kendala pengairan, serta meningkatkan produktivitas lahan persawahan di Kabupaten Gowa.

Selain infrastruktur pengairan, Pemkab Gowa menilai pembangunan jalan dan peningkatan konektivitas antarwilayah memiliki peran penting dalam memperkuat rantai distribusi pangan.

Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperlancar pengangkutan hasil pertanian dari sentra produksi menuju pasar. Dengan demikian, petani diharapkan memperoleh akses pemasaran yang lebih baik dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang.

Darmawangsyah pun mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan perekonomian daerah.

“Infrastruktur yang memadai sangat penting bagi Gowa sebagai daerah penghasil pangan. Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah untuk membantu petani memasarkan hasil produksinya dan memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Penguatan infrastruktur tersebut sejalan dengan upaya menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain meningkatkan produksi, kelancaran distribusi juga diperlukan agar hasil pertanian dapat menjangkau pasar secara lebih efektif.

Sejalan dengan tema HUT ke-357 Sulawesi Selatan, yakni “Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan, Jaya Infrastruktur”, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan pengembangan sektor pangan.

Menurutnya, posisi Sulawesi Selatan sebagai provinsi surplus pangan perlu didukung konektivitas yang memadai agar hasil pertanian dari berbagai daerah dapat didistribusikan secara lancar ke wilayah pemasaran.

“Sulawesi Selatan merupakan provinsi surplus pangan. Karena itu, konektivitas antardaerah perlu terus diperkuat agar distribusi hasil pertanian semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Penguatan sektor pangan dan pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan beriringan. Produksi pertanian yang meningkat perlu ditopang akses transportasi dan jaringan distribusi yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan petani maupun masyarakat secara luas.

Rangkaian peringatan HUT ke-357 Sulawesi Selatan tersebut juga diisi dengan lomba memasak nasi goreng antarkepala daerah se-Sulawesi Selatan serta peninjauan stan UMKM Expo Sulsel di Lapangan Hasanuddin, Makassar.

Kegiatan ini diikuti seluruh pemerintah kabupaten dan kota serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Turut mendampingi Plt. Bupati Gowa, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, sejumlah kepala SKPD, serta camat se-Kabupaten Gowa.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, Gowa berharap penguatan irigasi, peningkatan produksi pertanian, serta pembangunan konektivitas dapat memperkokoh perannya sebagai salah satu penyangga pangan Sulawesi Selatan sekaligus mendorong kesejahteraan petani. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan