MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar berkolaborasi dengan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin (RSGM Unhas), menggelar bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit secara gratis pada 7–9 November 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program RS Daya Mengabdi dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.
Program tersebut bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan celah bibir dan/atau celah langit-langit, termasuk pasien yang terkendala biaya untuk menjalani operasi.
Direktur RSUD Daya Kota Makassar, dr. A. Any Muliany, mengatakan momentum HUT ke-419 Kota Makassar menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui RS Daya Mengabdi, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang mereka butuhkan,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Menurut Any Muliany, bakti sosial tersebut merupakan wujud komitmen RSUD Daya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, inklusif, dan humanis.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan RSGM Unhas dengan dukungan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG Unhas), Yayasan Celebes Cleft Center (CCC), serta Smile Train Indonesia.
Ia menilai kolaborasi lintas institusi menjadi faktor penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Karena itu, RSUD Daya mengajak masyarakat, puskesmas, tenaga kesehatan, kader kesehatan, pemerintah wilayah, organisasi profesi, serta berbagai elemen masyarakat untuk membantu menyebarluaskan informasi program tersebut.
“Melalui bakti sosial ini, kita berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan layanan operasi celah bibir dan langit-langit tanpa dipungut biaya,” tuturnya.
Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu menjangkau calon pasien yang selama ini membutuhkan penanganan, tetapi memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan operasi.
Any Muliany menambahkan, pembangunan kota tidak hanya diukur melalui kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama serta kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Melalui program RS Daya Mengabdi, RSUD Daya bersama RSGM Unhas dan para mitra berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSGM Unhas, Dr. drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.B.M.M., Subsp.C.O.M(K), menegaskan bahwa kolaborasi antara rumah sakit, institusi pendidikan, dan mitra sosial sangat penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkesinambungan.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus membantu masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis.

Program operasi gratis ini terbuka bagi bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang mengalami celah bibir dan/atau celah langit-langit.
Kesempatan yang sama juga diberikan kepada pasien yang pernah menjalani operasi, tetapi masih membutuhkan tindakan koreksi atau penanganan lanjutan sesuai kondisi masing-masing.
Meski demikian, setiap calon pasien wajib menjalani skrining dan pemeriksaan medis terlebih dahulu. Tahapan tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan pasien menjalani operasi sekaligus menentukan jenis tindakan berdasarkan kondisi dan indikasi medis.
“Tahapan ini kita lakukan untuk menilai kelayakan tindakan operasi serta menentukan jenis penanganan berdasarkan kondisi dan indikasi medis setiap pasien,” jelas Andi Tajrin.
Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut agar segera mencari informasi dan mempersiapkan diri untuk mengikuti proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Andi Tajrin juga mengajak tenaga kesehatan, kader, pemerintah wilayah, organisasi profesi, serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyosialisasikan program tersebut agar semakin banyak calon pasien yang dapat dijangkau.
Persyaratan Operasi Gratis Celah Bibir dan Langit-Langit
Bagi masyarakat yang memiliki anak atau anggota keluarga dengan kondisi celah bibir dan/atau celah langit-langit, informasi mengenai pendaftaran dan pelaksanaan operasi dapat diperoleh melalui narahubung yang telah disediakan panitia.
Adapun persyaratan awal yang perlu dipenuhi calon pasien meliputi:
Melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK).
Untuk operasi celah bibir, pasien berusia minimal tiga bulan dengan berat badan minimal lima kilogram.
Untuk operasi celah langit-langit, pasien berusia minimal 18 bulan.
Pasien berada dalam kondisi umum yang sehat dan memenuhi kelayakan medis berdasarkan hasil pemeriksaan.
Calon pasien tetap harus mengikuti proses skrining untuk memastikan kesiapan menjalani tindakan operasi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, persyaratan, dan pelaksanaan kegiatan dapat menghubungi: Awal Ramadhan: 0859-5434-1114 dan Nuraeni Syarif: 0811-4440-1488.
Melalui kegiatan ini, RSUD Daya, RSGM Unhas, dan para mitra berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan operasi celah bibir dan langit-langit.
Program RSUD Daya tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat perayaan HUT ke-419 Kota Makassar untuk menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)



