MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, Suwardi Thahir, menegaskan komitmen PWI untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Komitmen tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin di Markas Polda Sulsel, Senin (19/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Lobby Lontang Adduppangeng Lantai 1 Mapolda Sulsel itu menjadi momentum awal kepengurusan baru PWI Sulsel untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif dengan jajaran kepolisian.
Suwardi hadir bersama sejumlah pimpinan redaksi dan awak media. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan dirinya sebagai Ketua PWI Sulsel yang baru, setelah resmi dilantik pada Sabtu (17/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Suwardi menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Kapolda Sulsel beserta jajaran. Menurut dia, silaturahmi antara organisasi wartawan dan kepolisian penting untuk membangun hubungan profesional, memperkuat komunikasi, serta membuka ruang penyampaian aspirasi dan masukan.
Suwardi menegaskan, PWI Sulsel siap mengambil peran melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan berimbang untuk mendukung penyampaian informasi mengenai program serta kebijakan kepolisian kepada masyarakat.
“Langkah awal ini diharapkan mampu memastikan seluruh upaya kepolisian dalam memelihara keamanan daerah dapat terpublikasi secara utuh dan tepat sasaran kepada masyarakat,” ujar Suwardi, yang juga menjabat Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Sulawesi Pos serta Ketua Divisi Humas dan Media BPP KKSS.
Ia menilai, sinergi antara pers dan kepolisian perlu dibangun dengan tetap mengedepankan profesionalisme, keterbukaan informasi, dan kepentingan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan serta menangani berbagai persoalan di daerah.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. M. Awal Chairuddin menyambut baik kunjungan Ketua PWI Sulsel beserta rombongan. Ia menegaskan, pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan, tetapi juga ruang dialog untuk bertukar gagasan dan menerima kritik yang membangun.
Menurut Awal Chairuddin, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan insan pers merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Sulawesi Selatan.
“Melalui ruang silaturahmi ini, kita berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi yang solid. Pada dasarnya kita memiliki garis perjuangan yang sama, yaitu memberikan kebaikan bagi publik serta membawa Sulawesi Selatan tumbuh lebih maju, aman, dan kondusif,” ungkapnya.

Kapolda juga memaparkan arah kebijakan dan semangat kerja jajarannya melalui Commander Wish EWAKO, yang merupakan singkatan dari Empati, Waspada, Adil, dan Kolaboratif.
Selain itu, ia memperkenalkan program “Polisi Bersama Masyarakat” yang menekankan pentingnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam konteks tersebut, media massa dipandang memiliki peran strategis sebagai mitra komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada publik, membangun kesadaran masyarakat, serta mendorong partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Pertemuan PWI Sulsel dan Polda Sulsel juga membahas sejumlah persoalan keamanan yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya di Makassar dan sekitarnya.
Salah satu isu yang dibicarakan adalah penanganan konflik perang kelompok. Persoalan tersebut dinilai membutuhkan pendekatan terpadu serta keterlibatan berbagai pihak agar penanganannya tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan.
Selain itu, pertemuan turut menyoroti optimalisasi layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center Polri 110. Layanan tersebut menjadi salah satu saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian.
Komunikasi yang efektif antara kepolisian, media, dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai mekanisme pelaporan serta mendorong respons yang lebih baik terhadap persoalan keamanan.
Dalam diskusi tersebut, Kepala RRI Makassar yang turut hadir juga menawarkan fasilitasi program podcast khusus bagi Polda Sulsel. Program ini diharapkan menjadi sarana komunikasi interaktif agar kepolisian dapat menyampaikan informasi, menjelaskan kebijakan, serta menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara PWI Sulsel dan Polda Sulsel.
Kedua pihak diharapkan dapat terus membangun komunikasi yang terbuka dengan tetap menghormati peran dan tanggung jawab masing-masing.
Melalui sinergi tersebut, PWI Sulsel berkomitmen menjalankan fungsi pers secara profesional, sementara kepolisian diharapkan semakin terbuka terhadap informasi, aspirasi, dan kritik masyarakat demi terwujudnya Sulawesi Selatan yang aman, tertib, dan kondusif. (*)



