MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menetapkan target meraih 10 medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Untuk memuluskan ambisi tersebut, pengurus cabang olahraga bela diri ini menerjunkan kekuatan sebanyak 19 atlet.
Gelaran Porprov Sulsel 2026 mendatang dipastikan berlangsung di dua wilayah tuan rumah bersama, yakni Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone. Persaingan di arena pencak silat diprediksi berjalan ketat seiring meratanya peta kekuatan atlet di berbagai daerah Sulawesi Selatan.
Para pesilat Makassar dijadwalkan turun bertanding pada 13 nomor kejuaraan. Kontingen ini membagi kekuatannya ke dalam dua kategori utama, yaitu kategori fighter (tanding) dan kategori seni (tungal, ganda, regu).
Pada kategori fighter, IPSI Makassar menyiapkan atlet untuk berlaga di empat kelas pertandingan, meliputi Kelas A, C, E, dan F. Sementara pada kategori seni, fokus pembinaan diarahkan pada penguasaan teknik gerak, ketahanan fisik, serta keselarasan jurus pada nomor tunggal, ganda, dan regu.

Ketua IPSI Kota Makassar, Hj Umiyati, menjelaskan bahwa program pemusatan persiapan saat ini difokuskan pada peningkatan intensitas latihan rutin, kedisiplinan, hingga pembentukan mental bertanding para atlet.
“Persiapan terus kami matangkan. Kami mendorong para atlet untuk lebih mengintensifkan latihan, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga kondisi fisik agar bisa tampil maksimal saat bertanding. Target kami adalah meraih 10 medali emas di Porprov Sulsel 2026,” ujar Umiyati melalui keterangan tertulis yang diterima Menitnews.co.id, Jumat (23/10/2026).
Umiyati, yang juga merupakan legislator DPRD Kota Makassar dari Partai PPP, menekankan pentingnya kesiapan komprehensif bagi para atlet. Menurutnya, tiap nomor pertandingan memiliki tantangan teknis dan tekanan psikologis yang berbeda.
Pihak IPSI Makassar menilai bahwa penguatan daya tahan mental menjadi faktor krusial agar para atlet mampu mempertahankan konsistensi performa, mulai dari putaran penyisihan hingga babak final.
Target 10 medali emas ini menjadi patokan penting bagi Makassar untuk mengamankan posisi teratas perolehan medali pada cabang olahraga pencak silat tingkat provinsi. Pada edisi Porprov sebelumnya, persaingan ketat terus terjadi antara kontingen Makassar dengan daerah-daerah basis pencak silat lainnya di Sulsel.
Bagi warga Kota Makassar, penampilan 19 atlet ini tidak sekadar mengejar piala, tetapi juga membawa misi pembinaan keolahragaan daerah serta penguatan tradisi prestasi pencak silat di level regional.
Melalui porsi latihan intensif yang tengah berjalan, IPSI Makassar optimistis seluruh pesilat yang dikirim mampu tampil kompetitif sekaligus menjaga sportivitas selama berlaga di Kabupaten Wajo dan Bone mendatang. (*)



