MENITNEWS.CO.ID, LAMPUNG — PSM Makassar dihadapkan pada tantangan berat dalam lawatan dan persiapan lanjutan kompetisi Liga 1. Skuad berjuluk Juku Eja harus memutar otak cepat untuk meracik strategi menghadapi Bhayangkara FC, tim tangguh yang hingga kini masih mempertahankan catatan belum terkalahkan di liga.
Di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat, fokus utama tim kepelatihan tertuju pada pemulihan kondisi fisik para pemain. Waktu istirahat yang minim menuntut efisiensi tinggi dalam mengembalikan kebugaran skuad agar siap tampil optimal di lapangan.
Pelatih kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui keterbatasan waktu persiapan menjadi kendala tersendiri bagi timnya. Kendati demikian, juru taktik asal Bosnia itu memastikan jajaran pelatih berupaya maksimal memanfatkan hari-hari pemulihan yang tersedia.
“Kita tidak mempunyai banyak waktu antara pertandingan sebelumnya hingga pertandingan melawan Bhayangkara nanti. Namun, saya kira kita berhasil memanaj pemulihan pemain dalam beberapa hari ini untuk mempersiapkan pemain sebugar mungkin,” ujar Darije dalam sesi konferensi pers virtual pra-pertandingan, Minggu (25/10/2026).
Selain aspek kebugaran fisik, tim pelatihan juga membedah peta kekuatan lawan yang dikenal solid musim ini. Darije menyebut kualitas individu pemain lawan serta skema bola mati (set piece) menjadi celah krusial yang mendapat perhatian khusus dari tim pelatih.
Kendala Disiplin dan Badai Cedera
Dari aspek komposisi pemain, Juku Eja dipastikan tampil tidak dengan kekuatan penuh. Sergio Aguero dan Agung Manan dipastikan absen karena harus menjalani pemulihan cedera serta hukuman akumulasi kartu.
Berdasarkan proyeksi tim medis, Sergio Aguero diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan dalam dua hingga tiga laga ke depan. Di sisi lain, lini tengah sedikit mendapat angin segar setelah Dusan Legator dipastikan sudah dapat dimainkan.
Di luar masalah kebugaran, Darije secara terbuka menyoroti masalah kedisiplinan tim. Catatan dua kartu merah beruntun dalam laga sebelumnya dinilai sangat merugikan kestabilan taktik di lapangan.
“Ini adalah konfirmasi dari proses baru yang kita jalani di PSM Makassar. Ada banyak hal yang perlu kita tingkatkan. Para pemain pengganti diharapkan membawa fokus 100 persen saat masuk. Kita harus memperhatikan betul hal-hal seperti ini agar tidak mendapatkan kartu merah dengan cara seperti itu lagi,” tegas Darije.
Kesiapan Pemain dan Tantangan Cuaca
Gelandang asing PSM asal Makedonia Utara, Stefan Jevtoski, menyatakan rekan-rekan setimnya memiliki motivasi tinggi menghadapi lawan yang belum tersentuh kekalahan. Menurutnya, kolektivitas dan kedisiplinan sepanjang laga menjadi kunci utama untuk memutus tren positif lawan.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemain pengganti dalam menjaga intensitas permainan dari bangku cadangan.
“Seperti yang disampaikan pelatih, fokus kami saat ini adalah pemulihan kondisi fisik. Kami akan menghadapi tim kuat yang sejauh ini belum terkalahkan. Kami punya peluang untuk memenangkan pertandingan ini jika benar-benar mampu mengeksplorasi kelemahan mereka,” ungkap Stefan.
Selain strategi di atas lapangan, Stefan membagikan kiat pribadinya dalam mengatasi tantangan cuaca panas di Indonesia di tengah padatnya jadwal kompetisi. Istirahat total, kecukupan tidur, serta menjaga hidrasi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih menjadi rutinitas wajib pemulihan mandiri.
Pemain bernomor punggung andalan tersebut turut mengombinasikan pemulihan fisiknya dengan perawatan tubuh seperti pemijatan rutin serta asupan suplemen pendukung. Dengan kombinasi persiapan matang dan kedisiplinan tinggi, Juku Eja bertekad mencuri poin penuh dari kandang lawan. (*)



