MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 62 megawatt (MW) di tiga lokasi, untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Penambahan ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik serta mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi.
Tambahan kapasitas tersebut berasal dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yakni PLTD Bulukumba di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, PLTD Sidera di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dan PLTD Ladumpi di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
PLTD Bulukumba menyumbang kapasitas sebesar 20 MW, sedangkan PLTD Sidera memiliki kapasitas 20 MW. Adapun PLTD Ladumpi menambah kapasitas sebesar 22 MW.
Selain penambahan kapasitas yang telah tersedia, pengembangan tahap II PLTD Bulukumba dan PLTD Sidera dengan kapasitas masing-masing 30 MW masih berlangsung.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel, mengurangi potensi gangguan pasokan, serta memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih andal.
Keandalan listrik tersebut turut mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada ketersediaan energi listrik untuk menjalankan usahanya.
Suci, pemilik usaha kelontong, mengaku merasakan manfaat dari pasokan listrik yang semakin stabil. Menurutnya, listrik yang andal membantu menjaga kualitas barang dagangan, terutama produk minuman yang membutuhkan pendingin.

“Alhamdulillah, sekarang listrik jauh lebih stabil. Dulu kalau listrik sering padam, minuman dingin dan barang dagangan saya bisa rusak, jualan juga jadi terganggu. Sekarang toko bisa buka lebih lama. Listrik yang andal sangat membantu usaha kecil seperti kami agar terus berkembang,” tutur Suci, Rabu (28/10/2026).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Didik Wicaksono, mengatakan penambahan kapasitas pembangkit merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Setiap tambahan megawatt adalah langkah menuju sistem kelistrikan yang lebih kuat dan semakin andal. Kami berkomitmen terus memperkuat pasokan listrik agar aktivitas dan kebutuhan listrik masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara dapat terlayani dengan baik,” ujar Didik.
Upaya penguatan sistem kelistrikan ini bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 27 Oktober 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang sektor ketenagalistrikan Indonesia sejak 1945 sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan listrik bagi masyarakat.
Memasuki usia ke-81, PLN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menghadirkan energi yang mendukung produktivitas masyarakat, keberlangsungan usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Didik juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan dan memanfaatkan energi listrik secara bijak.
“Di momentum Hari Listrik Nasional ke-81, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama PLN menjaga dan memanfaatkan listrik secara aman, bijak, dan produktif,” tutup Didik.
Penambahan kapasitas pembangkit tersebut diharapkan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan mendukung kebutuhan energi masyarakat serta dunia usaha di kawasan Sulawesi. (red)



