Astra Motor Sulsel Edukasi Safety Riding di Tiga Kecamatan Rawan Kecelakaan di Makassar

ads
ads
ads

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menegaskan komitmennya dalam mengampanyekan budaya keselamatan berkendara melalui edukasi safety riding di tiga kecamatan dengan tingkat kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kota Makassar, yaitu Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Manggala, dan Kecamatan Makassar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Go Safe-T (Government Officer Engagement Safety Transportation) yang diinisiasi oleh Jasa Raharja sebagai upaya kolaboratif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Program Go Safe-T melibatkan berbagai pihak, mulai dari Jasa Raharja, Astra Motor Sulsel sebagai main dealer sepeda motor Honda di Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan, hingga Dinas Kesehatan. Melalui kolaborasi ini, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi keselamatan berkendara, tetapi juga pemahaman mengenai etika dan budaya tertib berlalu lintas dari Polda Sulsel serta edukasi penanganan kecelakaan, pemeriksaan kesehatan, dan layanan pengobatan gratis dari Dinas Kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi, yakni Kecamatan Biringkanaya pada 22 Juni 2026, Kecamatan Manggala pada 23 Juni 2026, dan Kecamatan Makassar pada 25 Juni 2026. Setiap kegiatan diikuti sekitar 50 hingga 60 peserta yang berasal dari unsur pemerintahan tingkat kecamatan.

Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif menyebarluaskan budaya keselamatan berkendara kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Astra Motor Sulsel menghadirkan instruktur safety riding, Wanny, yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.

Materi yang disampaikan mencakup pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara sesuai standar, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga postur berkendara yang benar untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan saat berada di jalan.

Menurut Wanny, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga oleh kesiapan pengendaranya.

“Keselamatan berkendara dimulai bahkan sebelum kendaraan dijalankan. Pengendara perlu memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, serta menjaga fokus selama perjalanan. Selain itu, postur berkendara yang benar juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko ketika menghadapi situasi darurat di jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Region Head Astra Motor Sulawesi Selatan, Jeffry Mei Gamastra, menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Kami percaya upaya menekan angka kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, Jasa Raharja, dunia usaha, hingga masyarakat. Karena itu, Astra Motor Sulsel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program edukasi keselamatan berkendara seperti Go Safe-T. Harapannya, para peserta yang berasal dari unsur pemerintahan dapat menjadi agen perubahan yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan saat berkendara,” kata Jeffry.

Melalui program ini, Astra Motor Sulsel berharap budaya keselamatan berkendara semakin tumbuh di tengah masyarakat dan mampu berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Makassar maupun Sulawesi Selatan secara umum. (*)