Menang Voting atas Sumut, Sulawesi Tengah Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional 2029

ads
ads
ads

MENITNEWS.CO.ID, MANOKWARI – Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV yang akan digelar pada tahun 2029.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/6/2026).

Sulawesi Tengah terpilih setelah memenangkan pemungutan suara melawan Provinsi Sumatera Utara yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah. Voting dilakukan karena kedua provinsi sama-sama menyatakan kesiapan dan tidak bersedia menarik pencalonan.

Pimpinan sidang Munas LPPN, Pdt. Adrie Oktovianus Massie, S.Th., mengatakan Sulawesi Tengah memperoleh dukungan 27 suara, sedangkan Sumatera Utara meraih 11 suara.

“Setelah kedua provinsi menyampaikan presentasi kesiapan sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XV Tahun 2029, forum memutuskan melakukan pemungutan suara. Hasilnya, Sulawesi Tengah memperoleh 27 suara dan Sumatera Utara memperoleh 11 suara,” kata Adrie.

Adrie yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh peserta Munas.

“Selamat kepada Provinsi Sulawesi Tengah. Sampai jumpa pada Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Sumatera Utara Paparkan Kesiapan

Sebelum pemungutan suara dilakukan, Ketua LPPD Sumatera Utara, Arnot Napitupulu, memaparkan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XV.

Menurut Arnot, Sumatera Utara memiliki infrastruktur yang memadai, mulai dari venue perlombaan, fasilitas perhotelan, hingga dukungan transportasi darat, laut, dan udara.

Ia menyebut Sumatera Utara memiliki sedikitnya 1.500 kamar hotel yang siap digunakan untuk mendukung pelaksanaan ajang nasional tersebut.

“Sumatera Utara siap dari sisi venue, perhotelan, dan transportasi. Kami telah menyiapkan sejumlah lokasi strategis yang dapat digunakan sebagai arena perlombaan bertaraf nasional,” ujarnya.

Arnot juga menegaskan pencalonan Sumatera Utara mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berbagai elemen masyarakat.

Sulawesi Tengah Andalkan Rekam Jejak dan Posisi Strategis

Sementara itu, Ketua LPPD Sulawesi Tengah, Dra. Diah Agustiningsih, M.Pd., menegaskan bahwa Sulawesi Tengah belum pernah menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional sejak ajang tersebut pertama kali digelar.

“Kami merupakan salah satu provinsi yang belum pernah menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional. Karena itu, kami memohon kepercayaan untuk menjadi penyelenggara Pesparawi Nasional XV Tahun 2029,” kata Diah.

Pernyataan tersebut diperkuat dengan tayangan video dukungan dari Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

Diah mengatakan pencalonan Sulawesi Tengah mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Untuk meyakinkan peserta Munas, ia memaparkan pengalaman Sulawesi Tengah dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala nasional dengan ribuan peserta.

“Kami memiliki pengalaman menyelenggarakan kegiatan nasional yang melibatkan sekitar 2.000 peserta dengan tingkat keamanan dan ketertiban yang baik,” ujarnya.

Beberapa kegiatan nasional yang pernah diselenggarakan di Sulawesi Tengah antara lain Kongres GMKI pada 1998, Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri tahun 2018, Munas KAHMI XI pada 2022, serta Perayaan Paskah Nasional V pada April 2026.

Selain pengalaman penyelenggaraan, Sulawesi Tengah juga menyiapkan dukungan infrastruktur transportasi dan akomodasi yang terus berkembang.

Diah menyebut kapasitas hotel dan penginapan di Sulawesi Tengah saat ini mencapai sekitar 3.300 kamar. Selain itu, daerah tersebut juga akan memiliki bandar udara internasional baru yang segera beroperasi.

Menurutnya, posisi geografis Sulawesi Tengah yang berada di kawasan tengah Indonesia menjadi keuntungan tersendiri karena memudahkan akses bagi kontingen dari berbagai daerah.

“Jika kepercayaan ini diberikan kepada kami, Sulawesi Tengah siap menyelenggarakan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 dengan sebaik-baiknya,” kata Diah.

Ia menambahkan, penetapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan panitia pelaksana untuk menyiapkan infrastruktur, transportasi, akomodasi, serta pelayanan bagi seluruh peserta dan tamu yang akan hadir pada tahun 2029 mendatang. (*)