Bupati Takalar Melantik 85 PNS Baru, Minta Jadi Agen Perubahan di Lingkup Pemkab

MENITNEWS.CO.ID, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sekaligus menggelar Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Jabatan Fungsional bagi 85 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Agenda penting dalam struktur birokrasi daerah tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Selasa (11/8/2026).

Prosesi peresmian status aparatur sipil negara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Daeng Manye. Momen pengangkatan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan PNS yang dilantik, dengan disaksikan oleh Inspektur Daerah Kabupaten Takalar bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Takalar.

Baca juga: Wamen HAM Dorong Takalar Jadi Role Model Kabupaten Berbasis HAM

Dalam arahannya, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada puluhan pegawai yang kini telah resmi memangku jabatan baru. Ia menegaskan bahwa momen pelantikan ini merupakan gerbang awal bagi para pegawai untuk meniti karier birokrasi dengan memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Peralihan status ini menandai tuntasnya masa percobaan selama satu tahun yang sebelumnya mereka jalani sebagai calon pegawai. Masa pembekalan tersebut dinilai menjadi fondasi utama untuk memahami dinamika serta tata kelola pemerintahan sebelum menanggung beban kerja penuh.

“Selamat kepada para PNS yang baru dilantik. Ini adalah fase awal yang baru untuk menapaki dunia birokrasi sebagai PNS. Setahun sudah berlalu dengan status 80 persen, dan hari ini kita sudah mencapai 100 persen atau sudah menjadi PNS,” kata Daeng Manye.

Pengalaman selama berstatus CPNS diharapkan mampu menjadi pendorong bagi para pegawai dalam mengoptimalkan performa kerja. Kepala daerah menekankan pentingnya pembuktian kualitas diri dalam memberikan kontribusi nyata bagi unit kerja masing-masing.

“Tentu banyak pelajaran yang sudah diambil selama setahun menjadi CPNS dan sudah memahami dunia birokrasi. Setelah berganti status menjadi PNS, harus menunjukkan kinerja yang lebih baik. Tampilkan yang terbaik,” tambahnya.

Daeng Manye turut mengibaratkan para PNS yang baru dilantik layaknya lembaran kertas bersih. Ibarat tersebut mengandung makna bahwa setiap pegawai memiliki ruang luas untuk mengukir prestasi melalui gagasan segar, efisiensi administrasi, dan standar pelayanan publik yang prima.

“PNS baru ini ibarat kertas kosong yang harus diisi. Isi dengan kreativitas dan kinerja yang membawa perubahan. Berikan contoh yang bagus dalam pelayanan, tertib dalam administrasi, dan hadirkan inovasi yang kreatif di tempat kerja masing-masing. Sehingga keberadaan PNS baru benar-benar memiliki arti. Jadilah agen perubahan,” tutur Daeng Manye.

Sisi integritas dan kapabilitas profesi juga menjadi poin penekanan kepala daerah. Para pegawai diminta untuk terus mengasah keahlian serta membentengi diri dari segala pengaruh negatif yang berpotensi merusak citra ASN.

“Saya berharap PNS baru ini menunjukkan bahwa Anda adalah ASN yang berkualitas dan menjadi agen perubahan. Jangan kecewakan saya, jangan terkontaminasi dengan hal-hal buruk. Tetap tingkatkan skill dan pengalaman agar kemampuan semakin terasa,” tegasnya.

Guna menjaga konsistensi performa dan profesionalisme pegawai di lapangan, Bupati Takalar menginstruksikan Inspektorat Daerah dan BKPSDM Kabupaten Takalar untuk mengawal proses pembinaan secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut difokuskan pada pengawasan kinerja serta skema pengembangan karier pegawai secara terukur.

Penyerahan SK ini menandai langkah awal bagi 85 PNS Pemkab Takalar untuk mendedikasikan diri sebagai aparatur yang berintegritas, inovatif, serta siap memberikan pelayanan publik yang optimal bagi seluruh masyarakat Kabupaten Takalar. (*)

Banner Sponsor

Iklan