MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Tiran Group untuk mengembangkan talenta muda yang unggul dan siap kerja. Sinergi ini dibahas melalui penjajakan program TIRAN Campus Connect 2026.
TIRAN Campus Connect 2026 merupakan sebuah inisiatif yang menghubungkan ekosistem pendidikan tinggi dengan sektor industri. Program ini berfokus pada penguatan kompetensi, program magang, hingga pengembangan karier mahasiswa.
Tiga Program Unggulan Tiran Group untuk Mahasiswa

Tiran Group merupakan perusahaan holding nasional yang bergerak di berbagai sektor strategis, termasuk pertambangan dan agribisnis. Dalam mendukung pengembangan SDM, Tiran Group menawarkan tiga program utama melalui konsep Campus Connect, yaitu:
Tiran Officer Program (TOP): Jalur percepatan karier (management trainee) untuk mencetak calon pemimpin perusahaan.
Tiran Internship Program (TIP): Program magang terstruktur guna memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa.
Tiran Opportunity Scholarship (TOS): Beasiswa yang mendukung pengembangan akademik dan kompetensi mahasiswa.
Direktur Utama Tiran Group, Rahman Arif, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen membangun praktik bisnis berkelanjutan sekaligus berinvestasi pada masa depan generasi muda. Ia menyebut Unhas sebagai mitra perdana dalam diskusi program ini.
“Kami ingin membangun kemitraan jangka panjang yang mampu menciptakan talenta muda berkualitas, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat,” ungkap Rahman Arif.
Respons Positif Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa (Prof. JJ), menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan dunia industri adalah kunci utama dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dan mempercepat penyerapan lulusan di dunia kerja.
“Kami memiliki kapasitas untuk mengirimkan mahasiswa dalam jumlah besar. Tantangannya adalah bagaimana perusahaan menerima mereka. Tugas kami memastikan mahasiswa siap menjawab kebutuhan industri yang spesifik,” jelas Prof. JJ.
Untuk mendukung kesiapan kerja mahasiswa, Unhas saat ini terus memperkuat transformasi pembelajaran melalui Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK). Program ini dirancang guna membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional lintas bidang yang selaras dengan tren industri terkini.
Prof. JJ berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas program magang atau rekrutmen biasa. Ke depan, kolaborasi diharapkan meluas ke ranah pengembangan kurikulum bersama, riset terapan, inovasi, hingga promosi potensi kedua belah pihak secara berkelanjutan.
Pertemuan strategis ini berlangsung hangat di Ruang Rektor Unhas, Senin (7/7), dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Tiran Group dan civitas akademika Unhas. (*)


