BPBD Makassar Salurkan Bantuan Rekonstruksi Untuk Korban Kebakaran di Jalan Tinumbu, 10 KK Mulai Bangun Kembali Hunian

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bergerak cepat menyalurkan bantuan rekonstruksi dan rehabilitasi kepada warga yang terdampak kebakaran di Jalan Tinumbu Lorong 165 C, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Sabtu (12/7/2026).

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascakebakaran yang menghanguskan tujuh unit rumah dan berdampak pada 10 kepala keluarga (KK).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan bantuan yang diberikan berupa material bangunan seperti balok kayu, seng, paku, serta obat-obatan untuk mendukung proses rehabilitasi rumah warga.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut setelah BPBD menyelesaikan proses asesmen kerusakan di lokasi kejadian.

“Kami turun langsung ke lokasi dan tepat dua hari setelah kebakaran bantuan rekonstruksi ini mulai disalurkan. Sebelumnya, pada hari kejadian, tim BPBD juga langsung hadir setelah Dinas Pemadam Kebakaran berhasil memadamkan api,” ujar Fadli Tahar.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar menjelaskan, penanganan kebakaran dilakukan sesuai prosedur tetap (protap) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Setelah menerima laporan, tim BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Sekitar satu jam setelah api berhasil dipadamkan, tim asesmen bersama pihak kecamatan langsung mendata tingkat kerusakan sebagai dasar penyaluran bantuan. Selanjutnya, BPBD Makassar menyalurkan bantuan kedaruratan dan logistik kepada warga terdampak.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dilakukan untuk mempercepat pemulihan. Dinas Sosial menyalurkan bantuan bahan pangan, sementara relawan kecamatan bersama masyarakat bergotong royong membersihkan puing-puing kebakaran dan menormalkan kawasan terdampak.

Fadli menegaskan, bantuan material konstruksi akan terus disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan riil hasil asesmen di lapangan agar proses pembangunan kembali rumah warga dapat berjalan optimal.

Ia menambahkan, BPBD Makassar mengedepankan kecepatan respons dalam setiap penanganan bencana karena masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar penjelasan administratif.

“Masyarakat tidak membutuhkan jawaban yang panjang ketika tertimpa musibah. Yang mereka butuhkan adalah respons cepat dan kehadiran negara secara nyata,” tegasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Makassar, dalam memastikan warga terdampak bencana, khususnya di kawasan permukiman padat seperti Kecamatan Tallo, memperoleh penanganan cepat serta dukungan pemulihan hingga dapat kembali menempati hunian mereka. (*)

Banner Sponsor

Iklan