HIPMI Institut, Amanda, dan Inkubator UMKM Luncurkan Jajan 10.000, Perluas Akses Pasar Pelaku UMKM di Makassar

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kolaborasi antara HIPMI Institut, Amanda, dan Inkubator UMKM melahirkan program Jajan 10.000, sebuah inisiatif yang bertujuan memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.

Program ini hadir sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberikan ruang promosi dan penjualan bagi puluhan UMKM melalui penyediaan stan usaha di sejumlah titik strategis di Makassar.

Dalam pelaksanaannya, Inkubator UMKM berperan melakukan proses kurasi terhadap produk-produk binaan yang akan dipasarkan.

Kurasi tersebut menjadi salah satu syarat utama agar produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang baik dan layak dipasarkan kepada masyarakat.

Manager Inkubator Bisnis, Khairul Umam, mengatakan gagasan Jajan 10.000 lahir dari semangat bersama untuk mendukung pengembangan UMKM, khususnya melalui pembukaan akses pasar yang lebih luas.

“Ini merupakan kolaborasi tiga pihak antara Inkubator Bisnis, HIPMI Institut, dan Amanda. Tentunya kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung perkembangan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kota Makassar,” ujarnya.

Khairul menjelaskan, seluruh produk yang dijual dalam program tersebut merupakan hasil seleksi dan kurasi dari Inkubator UMKM sehingga kualitasnya tetap terjaga.

Menurutnya, konsep harga seragam Rp10.000 dipilih agar produk UMKM semakin mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kami mencoba mendorong UMKM agar dapat menjajakan produknya dengan harga Rp10.000. Dengan begitu, siapa saja yang melintas dapat menikmati produk-produk UMKM berkualitas dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Saat ini, program Jajan 10.000 telah hadir di beberapa titik di Kota Makassar, di antaranya kawasan BTP, Jalan Cendrawasih, Jalan Alauddin, dan Jalan Pongtiku.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing produk lokal.

Program Jajan 10.000 juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian Kota Makassar, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor usaha mikro atau UMKM, sebagai penggerak ekonomi daerah. (*)

Banner Sponsor

Iklan