Munafri Arifuddin Cek Langsung Aliran Air di Kerung-Kerung, Pastikan Pasokan PDAM Kembali Normal

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal.

Kali ini, ia meninjau langsung distribusi air bersih di kawasan Jalan Kerung-Kerung Lorong 12, Kecamatan Makassar, Senin (13/7/2026), setelah wilayah tersebut beberapa bulan terakhir dikeluhkan warga akibat terganggunya pasokan air dari Perumda Air Minum Kota Makassar.

Tidak sekadar meninjau dari luar, Munafri bahkan mendatangi sejumlah rumah warga dan meminta izin masuk hingga ke dapur untuk memastikan air PDAM benar-benar mengalir melalui keran rumah tangga.

Menurut Munafri, langkah tersebut dilakukan agar pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pelayanan di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.

“Karena itu saya ke sini ingin memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga,” ujar Munafri.

Ia menegaskan, setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti hingga benar-benar terselesaikan. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, berkomitmen memastikan pelayanan publik dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan,” tegasnya.

Kunjungan Munafri tersebut, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan persoalan krisis air bersih, khususnya di musim kemarau, dapat segera ditangani melalui langkah-langkah teknis yang dilakukan Perumda Air Minum Kota Makassar.

Sebelumnya, Perumda Air Minum atau PDAM Makassar, telah melakukan berbagai upaya penanganan di kawasan Kerung-Kerung yang terdampak gangguan pasokan air selama beberapa bulan terakhir.

Langkah darurat yang dilakukan antara lain injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki air bersih, serta pembenahan sistem suplai untuk melayani sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga.

Kepala Wilayah IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, menjelaskan bahwa gangguan distribusi air dipicu oleh menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota.

Menurutnya, pada bulan lalu debit air yang diterima hanya sekitar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan ideal yang berkisar antara 400 hingga 550 liter per detik.

“Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak,” jelas Fitria.

Ia menambahkan, Perumda Air Minum Kota Makassar telah menyiapkan sejumlah solusi jangka panjang untuk memperkuat sistem distribusi air.

Salah satunya adalah perbaikan intake dan pompa pada sistem pengelolaan pipa yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, yang kini telah rampung. Selain itu, perusahaan juga mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai jalur distribusi alternatif.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, Wali Kota Munafri berharap pasokan air bersih ke kawasan utara Kota Makassar, termasuk Kerung-Kerung, dapat kembali normal dan lebih stabil sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (*)

Banner Sponsor

Iklan