Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit Hampir 20 Persen pada Kuartal II 2026

Pertumbuhan kredit Bank Mandiri turut mendorong aktivitas ekonomi di seluruh rangkaian ekosistem perekonomian nasional. (Dok: Bank Mandiri)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Bank Mandiri mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal II 2026 dengan membukukan pertumbuhan penyaluran kredit yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi. Perseroan juga terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor riil di berbagai sektor usaha.

Hingga akhir Juni 2026, bank berkode emiten BMRI tersebut membukukan penyaluran kredit secara bank only sebesar Rp1.592 triliun. Nilai tersebut meningkat 19,9 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan kredit Bank Mandiri itu berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit industri pada periode yang sama tercatat sebesar 12,7 persen YoY, sehingga capaian Bank Mandiri menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata sektor perbankan.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Novita, mengatakan peningkatan kinerja operasional perusahaan tidak terlepas dari penguatan kapabilitas digital yang terus dilakukan perseroan. Transformasi digital tersebut difokuskan untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, aman, dan nyaman bagi seluruh nasabah, sejalan dengan semangat “Nyaman Bersama Mandiri”.

Menurutnya, strategi tersebut mendorong semakin luasnya pemanfaatan berbagai platform digital Bank Mandiri, baik oleh nasabah individu maupun pelaku usaha. Digitalisasi juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Bank Mandiri tetap menjaga kualitas aset melalui pencadangan yang memadai. Hingga Juni 2026, NPL Coverage Ratio secara bank only tercatat mencapai 242 persen. Tingkat pencadangan tersebut memberikan ruang yang kuat bagi perseroan untuk menjaga ketahanan bisnis sekaligus mendukung ekspansi kredit secara berkelanjutan di tengah dinamika pasar.

Dengan fundamental yang tetap solid, Bank Mandiri optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pemulihan dan pengembangan perekonomian nasional. (*)

Banner Sponsor

Iklan