Bank Sulselbar Perkuat Digitalisasi Parkir Makassar, Perumda Parkir Percepat Penerapan QRIS di Jalan Boulevard

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital layanan publik, melalui kolaborasi dengan Perumda Parkir Makassar Raya, dalam percepatan penerapan sistem pembayaran parkir non tunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Makassar.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar mengambil peran strategis dalam memperluas ekosistem transaksi digital yang aman, mudah, transparan, dan akuntabel.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Perumda Parkir Makassar Raya dan Bank Sulselbar, guna mendorong modernisasi sistem pembayaran parkir di sejumlah titik strategis di Kota Makassar.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan peninjauan sekaligus sosialisasi digitalisasi parkir yang dilaksanakan di Kawasan Jalan Boulevard, baru-baru ini.

Kegiatan itu dipimpin Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, didampingi Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto, Kepala Bagian Pengelolaan, Kepala Bagian Humas, Koordinator Kecamatan Panakkukang, serta dihadiri perwakilan Bank Sulselbar, Bank Mandiri, dan Bank BTN.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan transformasi pembayaran parkir dari sistem tunai menuju non tunai merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Makassar yang dijalankan secara bertahap melalui kerja sama dengan sektor perbankan.

Menurutnya, perubahan pola pembayaran membutuhkan proses adaptasi, baik bagi juru parkir maupun masyarakat yang selama ini masih terbiasa menggunakan uang tunai.

“Digitalisasi parkir memang membutuhkan waktu dan proses. Mengubah kebiasaan juru parkir yang selama ini menggunakan uang tunai menjadi pembayaran non tunai melalui QRIS bukanlah hal yang mudah. Namun, ini adalah langkah yang harus kita biasakan demi pelayanan parkir yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujar Adi.

Ia menjelaskan, penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS mulai berjalan di sejumlah lokasi, salah satunya di kawasan depan Mall Panakkukang. Seluruh fasilitas pembayaran digital tersebut disiapkan melalui kerja sama Perumda Parkir Makassar Raya dengan Bank Sulselbar dan mitra perbankan lainnya.

Selain meningkatkan kemudahan transaksi bagi masyarakat, sistem pembayaran digital juga diharapkan mampu memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan parkir sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan.

Adi juga mengingatkan seluruh juru parkir agar mematuhi ketentuan yang berlaku, menggunakan atribut resmi, serta menempatkan kendaraan sesuai marka parkir yang telah ditetapkan.

“Kami mengajak seluruh juru parkir untuk tertib. Siapa pun yang ingin mencari nafkah sebagai juru parkir dipersilakan, tetapi harus terdaftar dan mengikuti aturan. Jika tidak mengindahkan arahan dan melanggar ketentuan, tentu akan kami tindak dan tertibkan. Jangan bersikap seperti preman,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penataan parkir, Perumda Parkir Makassar Raya juga menyerahkan 30 rompi resmi kepada juru parkir yang bertugas di kawasan Jalan Boulevard. Pembagian atribut tersebut akan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lainnya, termasuk kawasan Jalan Pengayoman.

Selain itu, Perumda Parkir Makassar Raya juga memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Brimob dan Polsek setempat, guna menciptakan keamanan dan ketertiban di lokasi parkir sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin profesional.

Sementara itu, Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menegaskan bahwa keterlibatan Bank Sulselbar dalam digitalisasi parkir merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat implementasi transaksi digital di sektor pelayanan publik.

“Bank Sulselbar terus mendukung berbagai program digitalisasi yang diinisiasi pemerintah daerah, termasuk penerapan pembayaran parkir melalui QRIS. Kami ingin menghadirkan sistem transaksi yang lebih mudah, cepat, aman, dan transparan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, juru parkir, maupun pemerintah daerah. Sinergi seperti ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi digital di Sulawesi Selatan,” ujar Hartani Djurnie, Selasa (28/7/2026).

Hartani menambahkan, Bank Sulselbar akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang mampu meningkatkan efisiensi pelayanan publik sekaligus mendukung tata kelola yang lebih baik.

Melalui sinergi tersebut, Bank Sulselbar diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang berperan aktif mendukung transformasi digital, peningkatan transaksi non tunai, serta pembangunan ekosistem keuangan digital yang inklusif di Sulawesi Selatan. (*)

Banner Sponsor

Iklan