Kebakaran di Tallo Hanguskan 50 Rumah, BPBD Makassar Siapkan Bantuan Logistik dan Recovery

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah 2, RT 04 dan RT 05, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.47 WITA. Sedikitnya 50 unit rumah semi permanen dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.

Laporan awal Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyebutkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.

Berdasarkan data sementara hasil asesmen lapangan, sebanyak 20 rumah berada di RT 04 dan 31 rumah di RT 05 terdampak kebakaran. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring proses pendataan yang terus dilakukan petugas.

Beruntung, hingga laporan awal diterbitkan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dengan mengerahkan sekitar 50 unit armada. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan evakuasi bersama personel BPBD Kota Makassar, TNI, dan Polri.

Selain melakukan asesmen, BPBD Makassar juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak para korban, di antaranya terpal, baby kit, family kit, perlengkapan pertolongan pertama (first aid kit), sarung, pakaian, selimut, serta dua unit tenda ukuran 4 x 6 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. HM Fadli Tahar, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen sekaligus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait.

“Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga terdampak serta melakukan pendataan secara akurat. Setelah asesmen selesai, BPBD akan menindaklanjuti dengan penyaluran bantuan logistik sesuai kebutuhan di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah recovery, mulai dari rehabilitasi, rekonstruksi hingga layanan trauma healing apabila diperlukan,” ujar Fadli Tahar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Kami mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa dapat diminimalkan. Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Hingga saat ini, BPBD Kota Makassar masih melanjutkan proses pendataan jumlah kepala keluarga (KK) dan jumlah jiwa yang terdampak. Update asesmen akan disampaikan setelah proses verifikasi lapangan selesai dilakukan.

Pemerintah Kota melalui BPBD Makassar, memastikan akan terus melakukan pendampingan kepada warga terdampak serta mengoordinasikan penyaluran bantuan bersama instansi terkait hingga kondisi di lokasi kembali pulih. (*)

Banner Sponsor

Iklan