Wisata Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Hutan, Pengelola Sediakan Pilihan Reschedule dan Refund Tiket

Kebakaran hutan di Bromo makin meluas (Sumber: Detikcom/Foto: M Rofiq/detikcom)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup secara menyeluruh bagi wisatawan akibat kebakaran hutan yang semakin meluas di area kaldera. Menanggapi situasi tersebut, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyiapkan skema kompensasi berupa penjadwalan ulang kunjungan (reschedule) maupun pengembalian dana (refund) bagi calon pengunjung yang telah mengantongi tiket resmi.

Penghentian sementara operasional ini berlaku resmi di seluruh gerbang masuk kawasan TNBTS. Titik akses yang ditutup meliputi pintu Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro. Kebijakan darurat tersebut mulai diterapkan sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB hingga tenggat waktu yang belum bisa dipastikan.

Baca juga: Aktivitas Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Total Buntut Kebakaran Lahan di Suryakencana

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengonfirmasi ketersediaan opsi kompensasi tersebut bagi para wisatawan. Pengunjung yang telah melakukan transaksi tiket secara daring untuk jadwal selama kurun waktu penutupan dapat memanfaatkan fasilitas ini.

Prosedur pengajuan kompensasi dapat ditempuh dengan melengkapi formulir khusus yang disiapkan oleh pihak pengelola. Petugas admin portal pemesanan resmi akan mengirimkan petunjuk beserta formulir tersebut langsung kepada calon pengunjung yang terdampak.

Rudijanta menegaskan bahwa penutupan akses Bromo dilakukan sepenuhnya untuk menjamin keselamatan publik dan mendukung kelancaran pemadaman api di lapangan. Saat ini, tim gabungan masih terus mengupayakan pemadaman api yang melahap vegetasi di sekitar kaldera Gunung Bromo. (*)

Banner Sponsor

Iklan