Dukung Kelestarian Lingkungan, Bank Sulselbar Edukasi Masyarakat Pentingnya Pemilahan Sampah

MENITNEWS.CO.ID, ​MAKASSAR — Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan penerapan prinsip keberlanjutan (ESG), PT Bank Sulselbar bersama unit usaha Syariah First secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya, baik dari rumah tangga maupun tempat kerja.

​Inisiatif bertajuk “Pilah Sampah, Mulai Dari Kita!” ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa aksi kecil memilah sampah hari ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi bumi di masa depan.

​Dalam edukasinya, Bank Sulselbar membagi kategori pengelolaan sampah menjadi tiga jenis utama, yaitu:

​Sampah Organik Merupakan sampah yang berasal dari bahan alami dan mudah terurai oleh tanah, seperti sisa makanan, kulit buah, daun kering, hingga ampas kopi. Jenis sampah ini berpotensi besar diolah menjadi kompos atau pupuk alami.

​Sampah Anorganik Merupakan sampah yang tidak berasal dari makhluk hidup namun memiliki potensi untuk didaur ulang kembali menjadi barang baru. Contohnya meliputi botol plastik, kaleng, kertas/kardus, serta kemasan kaca.

​Sampah Residu Merupakan sampah yang sulit didaur ulang dan tidak dapat diolah kembali, seperti popok sekali pakai, tisu kotor, styrofoam, dan pembalut. Sampah jenis ini dialokasikan langsung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

​Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menegaskan bahwa gerakan edukasi ini bukan sekadar imbauan, melainkan wujud kepedulian nyata perbankan daerah dalam mendukung ekosistem hijau yang sehat.

​”Kami di Bank Sulselbar percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Dengan mengedukasi masyarakat dan nasabah untuk memilah sampah sesuai jenisnya, kita tidak hanya membantu mengurangi beban TPA, tetapi juga mendorong rantai daur ulang yang bernilai ekonomi,” ujar Hartani Djurnie, Jumat (14/8/2026).

​”Langkah ini sejalan dengan komitmen kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang berwawasan lingkungan dan keberlanjutan. Kami berharap kebiasaan memilah sampah ini dapat menjadi budaya baru di tengah masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat,” tambahnya.

​Selain membawa dampak langsung bagi ekosistem, pemilahan sampah juga memberikan berbagai manfaat strategis.

Di antaranya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, mendukung program pengurangan sampah nasional, menekan biaya pengelolaan sampah daerah, serta menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

​Bank Sulselbar mengajak seluruh masyarakat untuk mulai memilah sampah dari tempat tinggal maupun lingkungan kantor masing-masing, menggunakan tempat sampah yang sesuai kategori, serta konsisten menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan