Bupati Maros Resmikan PAM Mini BUMDes Jaya Mandiri di Desa Tenrigangkae, Solusi Air Bersih dan Irigasi Pertanian

MENITNEWS.CO.ID, ​MAROS — Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, secara resmi meresmikan fasilitas Pengelolaan PAM Mini BUMDes Jaya Mandiri serta Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Kamis (13/8/2026).

​Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung pengoperasian kran air bersih oleh Bupati Maros bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak desa setempat.

Program ini dirancang sebagai langkah konkrit pemerintah daerah dan BUMDes Jaya Mandiri dalam mewujudkan kemandirian ekonomi serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat desa.

​Fasilitas PAM Mini BUMDes ini memanfaatkan potensi sumber air lokal yang melimpah guna mengatasi permasalahan dan pasokan air bersih bagi masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau.

Saat ini, sebanyak 158 rumah telah berhasil teraliri air bersih dari total potensi cakupan sebanyak 800 rumah warga.

​Selain pemenuhan kebutuhan air bersih rumah tangga, fasilitas ini juga dilengkapi dengan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dari bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan debit air mencapai 5 liter per detik.

Kehadiran jaringan irigasi ini diproyeksikan mampu mengairi hingga puluhan hektare lahan persawahan guna memperkuat sektor pertanian warga setempat.

​Dalam sambutannya usai peresmian, Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan oleh pemerintah desa dan BUMDes Tenrigangkae.

​”Air bersih dan irigasi adalah kebutuhan pokok warga yang harus terus kita perjuangkan. Alhamdulillah, hari ini saya meresmikan pengelolaan PAM Mini BUMDes di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai,” ujar Chaidir Syam.

​Chaidir mengaku berada di Desa Tenrigangkae, yang sangat inovatif membantu masyarakatnya dalam pemenuhan air bersih dan jaringan irigasi. Saat ini 158 rumah sudah teraliri dari potensi 800 rumah, serta jaringan irigasi yang berpotensi mengairi puluhan hektare sawah.

“Ini adalah bentuk desa mandiri dan keren. Semoga inovasi ini membawa keberkahan dan keberlanjutan bagi warga Maros,” tambahnya.

​Guna memastikan pasokan air pertanian tetap terjaga, Bupati Maros juga menyiagakan Satgas Pompanisasi. Para petani yang membutuhkan bantuan pasokan air untuk lahan pertanian dapat langsung melapor kepada Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan