Prabowo Tegaskan Komitmen Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis Lewat Perbaikan dan Efisiensi

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan. (Sumber: Detikcom/Dok: YouTube Setpres)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai strategi mendasar dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia serta mengentaskan masalah tengkes atau stunting yang masih membayangi generasi muda.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi agar tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang harus menimba ilmu di sekolah dalam kondisi lapar.

Baca juga: Sudaryono Prioritaskan Pembenahan Tata Kelola BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

Kondisi kesehatan anak-anak di tanah air menjadi sorotan utama dalam pidato Presiden. Mengacu pada data nasional, Prabowo mengungkapkan bahwa angka stunting saat ini masih berada di kisaran 25 persen. Angka tersebut menandakan satu dari setiap empat anak di Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis.

Prabowo menyoroti dampak buruk yang ditimbulkan akibat kondisi tersebut terhadap masa depan anak. Dampak ketiadaan gizi seimbang tidak hanya menghambat fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak secara permanen.

“Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang, sel tulang tidak berkembang dengan baik, untuk jadi buruh pelabuhan saja ia mungkin tidak akan sanggup. Untuk jadi buruh petani saja dia tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima ini,” tegas Prabowo di hadapan para anggota dewan, dikutip dari Detikcom.

Melihat realita yang dinilai memprihatinkan tersebut, pemerintah memastikan keberlanjutan program peninggalan era sebelumnya ini dengan sejumlah evaluasi. Tata kelola distribusi dan pelaksanaan program MBG akan disempurnakan agar dampak positifnya dapat dirasakan secara merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia.

Penanganan masalah gizi dinilai sebagai fondasi utama sebelum melangkah ke pembangunan di sektor lain. Pemerintah optimistis bahwa pembenahan pada program Makan Bergizi Gratis ini akan menjadi kunci utama dalam membebaskan generasi mendatang dari jeratan stunting.

“Dan karena itu, saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan dan efisiensi,” pungkas Prabowo. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan