MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Siswa sekolah dasar dari seluruh penjuru Kecamatan Wajo memadati jalanan protokol untuk mengikuti pawai semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ajang yang berlangsung hari Sabtu (15/8/2026), menjadi sarana pembentukan karakter nasionalisme dan rasa cinta tanah air bagi generasi muda sejak usia dini.
Para peserta menyusuri rute pawai dengan mengenakan aneka busana menarik, mulai dari seragam serba Merah Putih hingga pakaian adat dari berbagai penjuru Nusantara. Kemeriahan makin terasa saat anak-anak menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan yel-yel penuh semangat sepanjang perjalanan.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Arfadly A.K, menegaskan bahwa agenda ini dirancang bukan sekadar panggung penampilan kreativitas siswa. Pihaknya berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat membela negara secara nyata kepada seluruh peserta.
“Tujuan utama dari pawai ini bukan sekadar ajang pamer kreativitas, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan, cinta tanah air, dan semangat persatuan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar. Kami ingin mereka bangga menjadi anak Indonesia dan siap meneruskan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa yang lebih maju dan berdaulat di usia yang ke-81 ini,” kata Muhammad Arfadly.
Keterlibatan seluruh SD se-Kecamatan Wajo terlihat dari keberagaman atraksi yang ditampilkan. Setiap kontingen sekolah menunjukkan kebolehan masing-masing melalui penampilan atraksi drumband, kerapian baris-berbaris, hingga kampanye tematik seperti gerakan menjaga kebersihan lingkungan serta pola hidup sehat.
Baca juga: Tuntas di 14 Kecamatan, Jelajah Sampah Makassar Kumpulkan 1,5 Ton Sampah
Kelancaran dan keamanan parade ini mendapatkan pengawalan mendalam dari para kepala sekolah, guru, serta orang tua murid. Dukungan penuh dari jajaran pendidik dan keluarga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan aman bagi anak-anak.

Di sepanjang lintasan, ribuan warga lokal berdiri memadati tepi jalan untuk menyaksikan antusiasme para pelajar. Sorak-sorai dan tepuk tangan penonton tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga mempererat hubungan kemasyarakatan antarwarga di Kecamatan Wajo.
Selain menjadi sarana perayaan kemerdekaan, pawai tahunan ini terbukti menjadi ruang berekspresi yang efektif untuk melatih keberanian serta rasa percaya diri anak. Tradisi ini menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan terus diturunkan kepada generasi penerus demi masa depan bangsa. (*)

