MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Honda Racing Corporation (HRC) secara resmi mengumumkan program pembinaan pembalap muda terbaru bertajuk Honda Racing School & Scholarship pada Rabu (19/8/2026). Langkah strategis ini dirancang untuk mencetak talenta balap berkualitas yang siap bersaing di ajang internasional, termasuk kejuaraan kelas tertinggi MotoGP.
Fokus utama program anyar ini tertuju pada kompetisi tingkat junior di Benua Eropa. Langkah tersebut sejalan dengan tren balap modern yang menuntut para pembalap muda untuk menimba ilmu di kawasan tersebut. HRC juga menyiapkan sistem beasiswa khusus demi meringankan biaya kompetisi para pembalap di ajang Moto4 dan Moto3 Junior.
Baca juga: Veda Ega Pratama Tampil Gemilang, Jadi Penyumbang Poin Terbanyak Honda di Moto3 2026
Presiden HRC, Koji Watanabe, menegaskan bahwa perluasan jangkauan ini merupakan upaya Honda untuk melahirkan pembalap yang mampu memenangi balapan di tingkat tertinggi. Honda berkomitmen memfasilitasi para pembalap muda agar merasakan atmosfer kompetisi berstandar global sejak usia remaja.
Inisiatif baru ini menandai pergeseran fokus HRC dari skala regional ke ranah internasional. Sebelumnya, Honda lebih banyak mengandalkan Asia Talent Cup (kini Moto4 Asia Cup) serta Honda Racing School Suzuka (HRS) yang berbasis di Jepang untuk menjaring talenta potensial.
Baca juga: Veda Ega Pratama Siap Berjuang dari Posisi 16 di Moto3 Inggris 2026
Sejumlah pembalap Indonesia menjadi gambaran nyata dari pentingnya tempaan kompetisi di Eropa sejak dini. Mario Suryo Aji yang beraksi di Moto2, Veda Ega Pratama di Moto3, hingga Muhammad Kiandra Ramadhipa di Road to MotoGP telah didorong merantau ke Eropa sejak berusia 15 tahun melalui ajang Red Bull Rookies Cup dan Kejuaraan Dunia Junior Moto3.
Selain memperkuat fondasi di kelas junior, Honda juga dikabarkan tengah membidik kolaborasi baru di kelas Moto2. Laporan Sky Sport Italia menyebutkan bahwa HRC sedang bernegosiasi secara intensif dengan MSi Racing Team untuk dijadikan sebagai tim pengembangan talenta mulai musim 2027.
Baca juga: Peringati HUT ke-81 RI, Asmo Sulsel Wadahi Lomba Menyanyi Generasi Muda di AMEC
Hubungan awal antara Honda dan MSi sejatinya telah terjalin pada 2024 saat Ai Ogura pindah dari Honda Team Asia ke tim asal Spanyol tersebut. Langkah MSi dalam ekosistem Honda diproyeksikan mirip dengan peran Ajo bagi KTM atau Pramac bagi Yamaha di kelas Moto2.
Pendekatan ini sekaligus membuka ruang bagi Honda untuk merekrut talenta di luar kawasan Asia. Langkah tersebut tecermin dari keputusan Honda yang mempromosikan pembalap non-Asia seperti Diogo Moreira asal Brasil dan David Alonso dari Spanyol ke kelas MotoGP.
Kerja sama dengan MSi dinilai krusial mengingat saat ini Honda Team Asia menjadi satu-satunya skuad tumpuan pabrikan Asaka untuk mengantarkan pembalap ke kelas utama. Jika kemitraan ini terwujud, Honda akan memiliki kewenangan dalam menentukan komposisi pembalap MSi di Moto2, yang berpotensi mengisi slot promosi MotoGP pada 2028 menyusul habisnya kontrak Johann Zarco di LCR. (*)

