Dorong Daya Saing Global, PT Vale Indonesia Tegaskan Nikel Berkelanjutan dan Hilirisasi Hijau Kunci Masa Depan Industri

MENITNEWS.CO.ID, ​JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi industri pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing industri nikel Indonesia di pasar internasional.

​Hal tersebut disampaikan oleh Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah, saat hadir sebagai panelis dalam acara peluncuran riset bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia’s Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, baru-baru ini.

Diskusi yang diselenggarakan oleh Bank DBS Indonesia bekerja sama dengan Tenggara Strategics tersebut berlangsung di Jakarta.

​Dalam sesi diskusi bertema “Beyond Production: Building a Competitive and Sustainable Nickel Industry”, Budiawansyah memaparkan pandangannya mengenai peluang besar hilirisasi nikel Indonesia.

Menurutnya, pertumbuhan industri tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan volume produksi semata, tetapi juga harus berlandaskan pada prinsip tanggung jawab lingkungan dan tata kelola yang kuat.

​”Penggunaan energi rendah karbon, praktik pertambangan yang bertanggung jawab, serta tata kelola perusahaan (good corporate governance) menjadi faktor mendasar yang semakin menentukan daya saing industri nikel Indonesia di tingkat global,” ujar Budiawansyah.

​Ia menambahkan, PT Vale Indonesia terus mengedukasi dan mendorong pemahaman publik serta pelaku industri bahwa agenda pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan (sustainability) bukanlah dua hal yang terpisah.

Sebaliknya, keduanya harus berjalan beriringan untuk menciptakan nilai jangka panjang yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

​Forum lintas sektor ini menjadi wadah strategis dalam membedah bagaimana aspek keberlanjutan mulai memengaruhi strategi bisnis, peta risiko, hingga peluang pertumbuhan industri di Indonesia.

​Menanggapi keterlibatan PT Vale dalam forum strategis tersebut, Senior Coordinator Media Relations PT Vale Indonesia, Suwarny Dammar, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan merupakan wujud transparansi dan kepemimpinan PT Vale dalam penerapan standar keberlanjutan (ESG) di sektor pertambangan.

​Kehadiran manajemen PT Vale dalam diskusi ini, kata dia, menegaskan komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjadi pemain utama dalam industri nikel.

“Tetapi juga menjadi pioneer dalam praktik tambang hijau dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa transparansi, kolaborasi lintas sektor, serta penerapan standar ESG yang tinggi akan semakin memperkuat kepercayaan publik dan mitra global terhadap produk nikel asal Indonesia,” ungkap Suwarny Dammar, Kamis (20/8/2026).

​Melalui penerapan prinsip keberlanjutan ini, PT Vale Indonesia optimistis, industri nikel nasional mampu menjawab tantangan transisi energi global sekaligus mempertahankan daya saing yang kokoh dan berkelanjutan. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan