MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Raut bahagia dan bangga terpancar dari penyanyi dangdut Ayu Ting Ting saat mengantar putri semata wayangnya, Bilqis Khumairah Razak, memasuki hari pertama sekolah di jenjang SMP. Momen emosional tersebut dibagikan sang pelantun melalui unggahan menyentuh di media sosial, berisi pesan semangat untuk sang buah hati yang kini resmi menempuh pendidikan di British School Jakarta (BSJ).
Di balik momen berkesan dan balutan seragam biru ikonik tersebut, keputusan menyekolahkan sang anak di lembaga pendidikan internasional ternama itu memerlukan investasi finansial yang tidak sedikit. Berdasarkan dokumen resmi Schedule of Fees BSJ untuk tahun ajaran 2026/2027, total dana yang dialokasikan untuk siswa jenjang Year 7 atau setara kelas 1 SMP mencapai angka fantastis.

© Grid.ID | Christine Tesalonika
Sebagai siswa baru yang akan menempuh pendidikan di institusi tersebut, proses pendaftaran diawali dengan pemenuhan sejumlah biaya administrasi awal. Pelamar diwajibkan membayar Application Fee sebesar Rp7.000.000 yang disetorkan saat pendaftaran. Setelah dinyatakan diterima, orang tua murid diwajibkan menyetorkan New Enrolment Deposit (NED) senilai Rp30.000.000 sebagai uang jaminan.

© bsj.sch.id
Memasuki jenjang Year 7, komponen biaya pendidikan pokok tahunan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tingkat sekolah dasar. Rincian biaya SPP tahunan (Annual School Fees) dipatok pada angka Rp443.998.000, ditambah Capital Levy Contribution (CLC) atau biaya pengembangan fasilitas sekolah sebesar Rp62.000.000 per tahun. Kombinasi kedua elemen tersebut menghasilkan total biaya pokok tahunan mencapai Rp505.998.000.
Baca juga: Terungkap! Putri Anne Buka Suara Alasan Lepas Hijab Usai Resmi Berpisah dari Arya Saloka
Meskipun besaran biaya tahunan tersebut telah mencakup uang sekolah, buku teks, dan alat tulis dasar, terdapat sejumlah kebutuhan operasional lain yang dialokasikan secara terpisah. Pihak wali murid masih perlu mengeluarkan dana mandiri untuk pengadaan seragam sekolah, kegiatan ekstrakurikuler tertentu, perjalanan edukasi (residential trips), sewa instrumen musik atau komputer, hingga biaya pelaksanaan ujian internasional.
Manajemen sekolah juga memuat skema penyelesaian kewajiban finansial yang cukup ketat. Pihak wali murid yang memilih metode pembayaran secara berkala per term (tiga kali dalam satu tahun) untuk jenjang Year 7 hingga Year 11 dikenakan total tarif akumulasi yang lebih tinggi, yaitu Rp512.759.000. Selain itu, regulasi sekolah menetapkan sanksi denda sebesar 2% per bulan apabila terjadi keterlambatan pembayaran.
Besarnya nilai investasi pendidikan tersebut memicu beragam repons di kalangan warganet, yang menilai Ayu Ting Ting sebagai figur ibu tunggal yang gigih. Kiprah panjangnya di panggung hiburan—mulai dari dunia tarik suara, pengisi acara komedi, hingga sederet lini bisnis—menjadi tumpuan utama dalam memenuhi fasilitas pendidikan berstandar internasional bagi sang putri. (*)

