MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Polda Jawa Barat melalui Polres Metro Depok tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan dua pesinetron Tanah Air. Aktor Elryan Carlen resmi melaporkan rekan sesama profesinya, Eza Gionino, atas tuduhan tindakan kekerasan fisik.
Proses hukum kini mulai bergulir setelah Elryan mendatangi Polres Depok pada Rabu (19/8) untuk memenuhi panggilan penyidik. Kehadiran pemeran FTV High School Love Story tersebut bertujuan memberikan keterangan awal guna memperjelas insiden yang dialaminya.
Pihak kepolisian saat ini fokus menggali kronologi peristiwa serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diserahkan oleh pelapor. Pemeriksaan awal ini menjadi langkah penting untuk menentukan arah penyelidikan lebih lanjut.
Selama proses klarifikasi yang berlangsung di markas kepolisian, pemilik nama asli Ryan Hidayat tersebut menghadapi belasan pertanyaan dari tim penyidik.
Elryan menyampaikan bahwa penyidik melayangkan sekitar 12 pertanyaan yang berfokus pada detail peristiwa penganiayaan. Materi pertanyaan mencakup lokasi kejadian, kronologi, bagian tubuh yang terkena pukulan, hingga keberadaan pihak lain atau benda yang dibawa terlapor saat insiden terjadi.
Meski demikian, aktor kelahiran Medan ini masih enggan membeberkan detail secara mendalam kepada publik. Ia memilih menjaga kerahasiaan materi perkara demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Elryan menegaskan bahwa inti dari laporannya adalah tindakan kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh terlapor berinisial E. Ia pun meminta dukungan doa agar proses hukum yang sedang ia tempuh dapat berjalan lancar.
Mengenai pemicu keributan, Elryan menceritakan gambaran singkat peristiwa yang menimpanya. Insiden tersebut mengejutkannya karena ia dan Eza Gionino sebenarnya sudah saling mengenal sejak lama.
Peristiwa bermula saat Eza meminta untuk bertemu langsung dengannya. Namun, pertemuan tersebut berujung konflik ketika terlapor mendadak melempar tuduhan dan berlanjut pada tindakan pemukulan secara tiba-tiba.
Kini, Elryan menyerahkan seluruh penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia berharap penyidik dapat menyelesaikan laporan ini secara adil, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, Eza Gionino belum menyampaikan tanggapan resmi maupun klarifikasi publik terkait tuduhan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya. (*)

