MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelindo Regional 4 Makassar membentuk Posko Bantuan Bencana Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Terminal Anging Mammiri, Pelabuhan Makassar, Selasa (18/8/2026).
Posko ini menjadi langkah cepat perusahaan untuk menghimpun, mengoordinasikan, dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Pembentukan posko merupakan wujud kepedulian dan solidaritas insan Pelindo terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak gempa bumi.
Posko tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi sehingga bantuan yang terkumpul dapat segera dimobilisasi menuju wilayah terdampak.
Pelindo Regional 4 Makassar juga membuka kesempatan bagi insan Pelindo, pengguna jasa, mitra kerja, serta masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan untuk ikut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan.
Seluruh bantuan yang dihimpun akan dikoordinasikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
Dalam proses penyaluran bantuan, Pelindo Regional 4 Makassar bersinergi dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Bantuan dari Pelni telah diserahkan untuk selanjutnya diberangkatkan menuju wilayah terdampak menggunakan KM Tidar.
Pemanfaatan jalur laut menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kawasan pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai simpul konektivitas dan logistik, tetapi juga dapat mengambil peran dalam respons kemanusiaan ketika bencana terjadi.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan pembentukan posko merupakan bentuk respons cepat perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.

Menurut Iwan, Pelabuhan Makassar diharapkan dapat menjadi salah satu titik awal pergerakan bantuan menuju wilayah terdampak.
“Pembentukan posko ini merupakan bentuk respons cepat kami untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Kami ingin memastikan bahwa dari Pelabuhan Makassar, bantuan dan kepedulian dapat segera digerakkan,” ujar Iwan, Kamis (20/8/2026).
Ia juga mengajak seluruh insan Pelindo, pemangku kepentingan, mitra kerja, dan masyarakat untuk bergotong royong memberikan dukungan kepada warga terdampak bencana.
Iwan menilai kecepatan respons dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam penanganan kondisi kebencanaan.
“Semakin cepat bantuan dihimpun dan dimobilisasi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat terdampak,” tambahnya.
Iwan turut menyampaikan apresiasi kepada Pelni dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam membantu masyarakat NTT.
Menurutnya, sinergi tersebut menunjukkan bahwa ekosistem pelabuhan dapat mengambil peran dalam gerakan kemanusiaan, terutama ketika bantuan dibutuhkan secara cepat.
Pembentukan Posko Bantuan Bencana Gempa Bumi NTT di Terminal Anging Mammiri menjadi bagian dari komitmen Pelindo Regional 4 Makassar untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
Melalui semangat Pelindo Berbagi dan Peduli, perusahaan mengajak seluruh unsur pelabuhan dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi warga terdampak.
Dari Pelabuhan Makassar, bantuan dan kepedulian diharapkan dapat terus bergerak menuju NTT sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. (*)

