MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Takalar terus bergerak cepat menyelesaikan persoalan aset daerah. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mendatangi Kantor Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di Jakarta untuk mengawal langsung penyelesaian polemik eks lahan transmigrasi, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan strategis tersebut menjadi langkah krusial Pemkab Takalar dalam memperjelas legalitas dan pemanfaatan aset tanah yang selama ini tertahan.
Hasil koordinasi intensif dengan pemerintah pusat tersebut kini mulai membuahkan hasil positif.
”Kami terus berupaya menyelesaikan masalah eks lahan transmigrasi ini agar bisa dioptimalkan bagi pembangunan daerah. Alhamdulillah, saat ini sudah ada titik terang,” kata Bupati Takalar, Daeng Manye usai melangsungkan pertemuan di Jakarta.
Bupati Takalar menegaskan, kepastian status hukum dan tata kelola eks lahan transmigrasi sangat dinantikan masyarakat. Jika legakitas tanah dapat segera dituntaskan melalui sinergi antara daerah dan pusat, kawasan tersebut akan dialihfungsikan menjadi area produktif yang mendorong roda perekonomian lokal.
Langkah jemput bola ke Kementerian Transmigrasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Takalar untuk membuka jalur komunikasi langsung dengan jajaran menteri.
Pendekatan ini dinilai ampuh mempercepat eksekusi berbagai program strategis yang sempat terhambat aturan birokrasi.
Dengan terbukanya jalan keluar atas sengketa lahan tersebut, Bupati Takalar optimistis eks lokasi transmigrasi dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai aset daerah yang bernilai tambah bagi kesejahteraan warga Takalar. (*)

