MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meresmikan Masjid Maradekaya di Jalan Gunung Salahutu, Kecamatan Makassar, Minggu (30/8/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengapresiasi pengurus masjid dan masyarakat setempat yang telah bergotong royong menyelesaikan pembangunan Masjid Maradekaya hingga dapat digunakan sebagai tempat ibadah dan aktivitas masyarakat.
Munafri yang akrab disapa Appi berharap keberadaan masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat lima waktu. Menurutnya, masjid juga perlu dikembangkan sebagai pusat interaksi sosial, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menyampaikan dua pesan penting kepada pengurus dan jamaah agar Masjid Maradekaya dapat menjadi episentrum pembangunan masyarakat di lingkungannya.
Baca Juga : Pesta Rakyat Kecamatan Wajo Meriah, Munafri Apresiasi Toleransi dan Potensi Ekonomi Warga
Pertama, Munafri mendorong masjid difungsikan sebagai ruang untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial sekaligus menjadi tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan.
Menurut dia, masjid dapat menjadi ruang yang kondusif bagi masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan kekeluargaan.
“Ini sangat penting karena berbagai macam perselisihan itu kadang-kadang kalau dibicarakan di rumah salah satu warga, kadang-kadang emosinya tidak terkontrol. Tapi kalau di dalam masjid, insya Allah jalan penyelesaiannya bisa selesai dengan damai dan dingin,” ujar Munafri.
Kedua, ia mendorong Masjid Maradekaya menjadi pusat pembinaan generasi Qurani. Kegiatan tersebut dapat diwujudkan melalui pembelajaran mengaji, pendidikan karakter, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas Majelis Taklim.
Munafri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memarahi anak-anak yang bermain di lingkungan masjid selama masih dalam batas kewajaran.

Menurut Munafri, kehadiran anak-anak di masjid merupakan bagian dari proses memperkenalkan mereka dengan lingkungan keagamaan sejak usia dini. Karena itu, suasana masjid perlu dibuat ramah bagi anak.
“Jadi jangan dimarahi kalau anak-anak kecil lari-lari di dalam masjid. Karena kalau mereka dimarahi, mereka trauma, mereka akan takut ke masjid. Betapa celakanya kita kalau sudah tidak ada lagi anak-anak yang mau main di masjid,” tuturnya.
Di sisi lain, Munafri mengingatkan agar kemegahan bangunan Masjid Maradekaya diikuti dengan peningkatan aktivitas di dalamnya.
Ia meminta pengurus dan jamaah bersama-sama memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setelah masjid ini berdiri dengan megahnya, sudah nyaman untuk kita tempati, jangan malah masjid ini menjadi sepi. Bersama-sama kita memakmurkan masjid, ini menjadi hal yang sangat utama buat kita sebagai jemaah,” katanya.
Lebih jauh, Munafri berharap Masjid Maradekaya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Baca Juga : Munafri Ajak Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar Agar Tepat Sasaran
Ia menilai masjid memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan masyarakat, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga di lingkungan sekitar.
“Yang lebih penting lagi adalah bagaimana masjid bisa memberikan sumbangsih terhadap kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitar masjid,” ujarnya.
Peresmian Masjid Maradekaya tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang pembinaan keagamaan, interaksi sosial, pendidikan karakter, dan pemberdayaan masyarakat di Kota Makassar. (*)


