MENITNEWS.CO.ID, SINJAI — Bank Sulselbar terus memperkuat komitmennya, dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.
Langkah ini diarahkan untuk membangun ekosistem transaksi pemerintah daerah yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Operasional dan Teknologi Informasi (TI) Bank Sulselbar, Iswadi Wahyu.
Menurutnya, transformasi digital pada sektor pemerintahan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.
“Digitalisasi transaksi pemerintah daerah merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Bank Sulselbar siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas penggunaan kanal transaksi digital,” ujar Iswadi Wahyu, Kamis (10/9/2026).
Bank Sulselbar mendorong perluasan sistem pembayaran dan penerimaan daerah secara digital, termasuk melalui pemanfaatan QRIS, virtual account, serta berbagai layanan perbankan digital.
Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan retribusi daerah tanpa harus bergantung pada transaksi tunai.
Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, digitalisasi transaksi juga dinilai dapat membantu pemerintah daerah meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Iswadi mengatakan, kolaborasi antara perbankan dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital sektor publik.
“Sinergi ini bukan hanya tentang mengubah transaksi tunai menjadi non-tunai, tetapi bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pemerintah dan masyarakat. Kami ingin ekosistem digital yang dibangun benar-benar mampu meningkatkan efisiensi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Pemkab Sinjai sendiri terus memperkuat ekosistem transaksi non-tunai dengan memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital.
Penggunaan QRIS dan virtual account menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembayaran yang praktis dan efisien.
Bagi Bank Sulselbar, dukungan terhadap digitalisasi transaksi pemerintah daerah juga merupakan bagian dari transformasi layanan perbankan agar semakin adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.
Dengan sistem transaksi yang semakin terdigitalisasi, proses pembayaran maupun penerimaan daerah dapat dilakukan secara lebih cepat dan tercatat. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan ikut memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Bank Sulselbar pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Sinjai dalam mengembangkan berbagai solusi transaksi digital yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Bank Sulselbar akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital. Harapannya, digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kemudahan pelayanan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Sinjai,” tutup Iswadi. (Adv)



