MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Instagram kembali memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada fitur Stories. Kali ini, platform di bawah naungan Meta tersebut menggulirkan efek baru bernama “Pixel” yang memungkinkan pengguna menyamarkan wajah atau objek tertentu di dalam foto hanya dengan menggunakan perintah teks (prompt).
Melalui fitur ini, pengguna tidak lagi perlu menutupi bagian foto secara manual menggunakan coretan kuas, stiker, atau emoji. Sistem AI pada Instagram akan memproses instruksi tertulis dan secara otomatis mengaplikasikan efek sensor berpiksel pada area yang dimaksud.
Berdasarkan laporan Teknologi.id, fitur ini bekerja secara fleksibel sesuai tingkat spesifikasi instruksi dari pengguna. Sebagai contoh, perintah seperti “pixelate the person on the left” akan membuat sosok di sisi kiri foto langsung tersamarkan. Apabila hasil awal belum sesuai keinginan, pengguna dapat memasukkan opsi prompt lain hingga mendapatkan tampilan yang presisi.
Fungsi ganda: Privasi dan Tren Kreatif
Kehadiran efek Pixel membawa dua kegunaan utama bagi para pengguna media sosial. Dari sisi keamanan data pribadi, fitur ini mempermudah proses penyamaran identitas seseorang sebelum foto dipublikasikan ke ruang publik, terutama bagi mereka yang ingin menjaga privasi kerabat atau orang di sekitar tanpa merusak estetika gambar.
Di sisi lain, fitur ini diprediksi kian menyuburkan tren soft launch di kalangan anak muda dan warganet Indonesia. Tren mengunggah foto bersama pasangan tanpa menampilkan identitas wajah secara jelas kini dapat dilakukan lebih cepat langsung dari menu editor aplikasi.
Kendati demikian, para pengguna diimbau untuk tetap teliti dan mengecek ulang hasil penyamaran AI sebelum membagikan Stories, guna memastikan seluruh bagian sensitif benar-benar tertutup rapat.
Bagian dari Ekspansi Ekosistem AI Meta
Penambahan efek Pixel merupakan kelanjutan dari integrasi model AI generatif yang terus dikembangkan oleh Meta. Pada Juli 2026, Meta meluncurkan model pemrosesan gambar bernama Muse Image, yang menjadi fondasi bagi lahirnya lebih dari 30 efek berbasis AI di Instagram Stories.
Langkah ini mempertegas arah pengembangan Instagram yang makin berfokus pada kemudahan pengolahan konten (content editing) tanpa memerlukan aplikasi pihak ketiga.
Masih Digulirkan Secara Bertahap
Bagi pengguna di Makassar maupun wilayah Indonesia lainnya yang belum menemukan efek ini, Instagram mengonfirmasi bahwa ketersediaan fitur Pixel masih dalam tahap pembagian (rollout) secara berkala. Belum ada daftar resmi mengenai cakupan wilayah atau negara yang mendapatkan akses prioritas.
Guna memastikan kesiapan perangkat, pengguna disarankan untuk rutin memperbarui aplikasi Instagram ke versi paling gres di Play Store maupun App Store. (*)


