PSM Makassar Bidik Kemenangan Perdana, PSS Sleman Menanti di Maguwoharjo

MENITNEWS.CO.ID, SLEMAN — PSM Makassar membidik kemenangan pertama pada BRI Super League 2026/2027, saat menghadapi PSS Sleman pada pekan keempat.

Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/10/2026) pukul 19.00 WIB atau 20.00 WITA.

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi kedua kesebelasan. PSM dan PSS sama-sama belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal musim.

PSM mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-3 dari Persib Bandung. Juku Eja kemudian bermain imbang 3-3 melawan Arema FC dan kembali meraih hasil seri 2-2 saat menjamu Persita Tangerang.

Dari tiga pertandingan tersebut, PSM mengoleksi dua poin. Pasukan Juku Eja juga telah mencetak enam gol, tetapi harus kebobolan delapan kali.

Hasil imbang melawan Persita menjadi gambaran daya juang PSM. Dalam laga tersebut, PSM dua kali tertinggal sebelum mampu menyamakan kedudukan.

Persita membuka keunggulan melalui Aleksa Andrejic pada menit ke-17. PSM kemudian menyamakan skor lewat Ananda Raehan pada menit ke-72.

Dua menit berselang, Persita kembali memimpin melalui Tyronne del Pino. PSM tidak menyerah dan berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui Stefan Jevtoski pada menit ke-83.

Kemampuan bangkit dari ketertinggalan tersebut menjadi modal penting PSM menghadapi PSS. Namun, lini pertahanan tetap menjadi pekerjaan rumah karena delapan gol telah bersarang di gawang Juku Eja dalam tiga pertandingan.

Di kubu tuan rumah, situasi PSS Sleman belum lebih baik. Super Elang Jawa menelan tiga kekalahan beruntun pada awal musim.

PSS kalah 1-2 dari Bali United pada pekan pertama. Mereka kemudian takluk 1-3 saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo dan kembali kalah 1-2 dari Dewa United pada pertandingan ketiga.

Hasil tersebut membuat PSS belum mengoleksi poin. Mereka baru mencetak tiga gol dan sudah kebobolan tujuh kali.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai jumlah gol yang bersarang di gawang timnya menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki.

“Kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan terlalu banyak. Jadi, kami harus memperbaikinya,” kata Huistra, Senin (28/9/2026).

Menurut Huistra, persoalan pertahanan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemain belakang. Organisasi bertahan harus dilakukan secara kolektif ketika tim kehilangan penguasaan bola.

Jeda kompetisi setelah pekan ketiga memberikan kesempatan bagi PSS untuk melakukan evaluasi sebelum kembali tampil di hadapan pendukungnya sendiri. PSM juga memiliki waktu untuk membenahi sejumlah kekurangan sebelum bertandang ke Sleman.

PSM dan PSS sebenarnya sudah bertemu di Stadion Maguwoharjo pada laga uji coba, 20 Agustus 2026. Pertandingan yang menggunakan format 3×40 menit tersebut berakhir imbang 1-1.

PSM lebih dahulu mencetak gol pada menit ke-35 melalui skema serangan cepat. PSS kemudian menyamakan kedudukan tiga menit berselang melalui Matheus Fornazari setelah menerima umpan Gustavo Tocantins.

Hasil pramusim tersebut tidak menjadi patokan mutlak untuk pertandingan kompetitif. Namun, pertemuan itu membuat kedua tim relatif sudah memiliki gambaran mengenai karakter permainan masing-masing.

Dalam enam pertemuan kompetitif terakhir, PSM mencatat tiga kemenangan. PSS meraih satu kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim menjadi milik PSS. Pada 3 Mei 2025, PSS mengalahkan PSM dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo.

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada Desember 2024. PSM kemudian mencatat kemenangan 2-1 pada Maret 2024 dan kemenangan telak 4-0 pada Januari 2023.

Catatan tersebut membuat lawatan ke Maguwoharjo menjadi tantangan tersendiri bagi PSM. Sebaliknya, PSS akan berupaya memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mendapatkan kemenangan pertama musim ini.

PSM datang dengan modal produktivitas enam gol dalam tiga pertandingan, tetapi masih harus memperbaiki organisasi pertahanan. Sementara itu, PSS berusaha menghentikan tren tiga kekalahan beruntun sekaligus membuka keran poin.

Dengan kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan, duel pekan keempat BRI Super League 2026/2027 diperkirakan berlangsung ketat.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi PSM Makassar maupun PSS, untuk mengakhiri start tanpa kemenangan sekaligus membangun momentum baru dalam kompetisi. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan