Rektor Unhas Wakili Dua PTN Sekaligus Teken Kerja Sama dengan Kampus Filipina

Dorong Riset Bersama, Rektor Unhas Tandatangani MoU Ganda di HEPCON 2026 (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, FILIPINA — Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengambil langkah diplomasi akademik yang tidak biasa dalam forum internasional Higher Education Partnerships Conference (HEPCON) 2026 di Cebu, Filipina. Di sela kegiatan tersebut, ia menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara bersamaan untuk dua perguruan tinggi negeri sekaligus, yakni Unhas dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Penandatanganan kerja sama trilateral ini dilakukan bersama Rektor Nueva Vizcaya State University (NVSU), Wilfredo A. Dumale, Jr., Ph.D. Kesepakatan ini dirancang untuk menjadi landasan formal bagi pengembangan institusi di kawasan Asia Tenggara melalui tiga pilar utama.

Tiga Pilar Kemitraan Strategis

Ruang lingkup kerja sama mencakup bidang pendidikan, kolaborasi riset, serta pertukaran dosen dan tenaga ahli. Dalam bidang pendidikan, ketiga institusi sepakat mengembangkan kegiatan akademik bersama serta berbagi pengalaman tata kelola perguruan tinggi.

Pada sektor penelitian, kemitraan diarahkan untuk mempertemukan kepakaran para periset dari Indonesia dan Filipina. Bentuk kegiatannya berupa riset kolaboratif yang disesuaikan dengan kapasitas keilmuan masing-masing kampus.

Sementara itu, skema mobilitas akademik membuka peluang bagi dosen dan tenaga ahli untuk terlibat dalam proses pembelajaran dan diskusi ilmiah di kampus mitra. Melalui program ini, sivitas akademika diharapkan dapat memperoleh pengalaman mengajar dan meneliti dalam lingkungan global yang berbeda.

Penguatan Jejaring Regional

Prof. JJ memandang inisiatif ini sebagai upaya strategis untuk memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat regional. Menurutnya, kolaborasi antarnegara harus melampaui batas seremonial penandatanganan dokumen.

“Kerja sama ini kita harapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diterjemahkan dalam program pendidikan, riset bersama, dan pertukaran akademik yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika,” ujar Prof. JJ melalui keterangan tertulis yang dirilis Humas Unhas, Minggu (4/10/2026).

Keterlibatan Unhas dan Unsrat dalam satu meja perundingan dengan NVSU memperluas akses interaksi akademik lintas negara bagi kawasan Indonesia Timur. Forum HEPCON 2026 sendiri dimanfaatkan oleh berbagai delegasi universitas global untuk memetakan peluang kemitraan strategis secara langsung. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan