Mahasiswa FH-UH Dorong Pengawasan Publik dan Sanitasi Lewat Bina Desa di Gowa

Mahasiswa FH-UH Dorong Pengawasan Publik dan Sanitasi Lewat Bina Desa di Gowa (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Administrasi Negara (HMPS FORMAHAN) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan Bina Desa di Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan yang berlangsung pada 14 Oktober 2026 tersebut dirancang sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini memfokuskan edukasi pada dua isu utama, yakni peningkatan pemahaman kebersihan lingkungan guna pencegahan stunting serta pentingnya pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Rangkaian Field Study dan Pengabdian

Agenda pengabdian ini dibagi ke dalam dua tahap utama, yaitu Field Study dan Bina Desa.

Melalui sesi Field Study, mahasiswa memperoleh ruang untuk memperluas wawasan empiris terkait praktik tata kelola pemerintahan serta mekanisme pengawasan di tingkat lokal.

Tahap berikutnya diwujudkan melalui interaksi langsung dengan warga Desa Bontolangkasa Selatan sebagai penerima manfaat.

Mahasiswa turun tangan memberikan pemahaman mengenai korelasi langsung antara sanitasi lingkungan yang baik dan upaya menekan angka prevalensi stunting pada anak.

Respon dan Harapan Warga

Kehadiran mahasiswa di tengah desa disambut baik oleh warga setempat.

Program edukasi dinilai relevan dalam menjawab kebutuhan praktis masyarakat terkait pemeliharaan lingkungan sehat.

“Kegiatan Bina Desa ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menambah pemahaman tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan sanitasi untuk mencegah stunting,” ujar salah seorang warga penerima manfaat.

“Semoga ilmu yang dibagikan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar anak-anak dapat tumbuh lebih sehat,” lanjut warga tersebut.

Melalui program ini, kalangan akademisi diharapkan mampu menjembatani teori hukum administrasi negara dengan realitas sosial di tengah masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran kolektif terhadap pentingnya transparansi dan pengawasan pelayanan publik di tingkat desa. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan