MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Kursi kepemimpinan puncak PT PLN (Persero) resmi mengalami pergantian. Darmawan Prasodjo dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara daring pada Rabu, 14 Oktober 2025.
Posisinya kini diisi oleh Suroso Isnandar, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN. Pergantian pucuk pimpinan perusahaan pelat merah tersebut dikonfirmasi langsung oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief.
“Iya, pergantian dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso,” ujar Andi, sebagaimana dikutip dari Jawa Pos.
Dalam struktur baru ini, Suroso untuk sementara waktu merangkap jabatan sebagai Direktur Utama sekaligus Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Perangkapan jabatan tersebut bersifat sementara hingga perusahaan menunjuk direktur utama definitif.
Andi Arief memastikan bahwa rotasi kepemimpinan ini hanya menyangkut posisi direktur utama saja. Susunan anggota direksi maupun dewan komisaris lainnya dipastikan tetap berjalan seperti sedemikian rupa tanpa ada perubahan.
Di tengah pergantian tersebut, manajemen menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Darmawan Prasodjo selama menakhodai perusahaan setrum negara itu. Darmawan dinilai telah menjalankan berbagai langkah transformasi penting di tubuh PLN.
Ke depan, Suroso Isnandar diharapkan mampu menjaga kesinambungan program transformasi yang telah dirintis sebelumnya. Manajemen optimis transisi kepemimpinan ini dapat membawa perusahaan menuju fase perkembangan berikutnya.
“Saya yakin Pak Suroso dirut baru akan melakukan transformasi lanjutan,” kata Andi.
Tantangan Pasokan Listrik Nasional
Penunjukan Suroso Isnandar menandai babak baru bagi operasional PLN di tengah beban tanggung jawab yang masif. Perusahaan dituntut untuk konsisten menjaga keandalan pasokan listrik serta mendongkrak kualitas pelayanan publik di berbagai wilayah.
Bagi masyarakat luas, stabilitas pasokan energi dan kelancaran distribusi tenaga listrik menjadi faktor krusial yang langsung berdampak pada aktivitas harian maupun sektor industri. Terlebih, PLN kini juga mengawal berbagai proyek energi baru terbarukan yang menjadi fokus pemerintah dalam transisi energi nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih rinci terkait jadwal penunjukan pejabat definitif untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Suroso. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi lanjutan dari pihak internal PLN dan kementerian terkait. (*)



