Ledakan Tabung Etilena Guncang Pasar Cimanggis Tangsel, Delapan Orang Luka-Luka

Kompleks Pertokoan Pasar Cimanggis Ciputat Meledak, Polisi Kerahkan Personel Gegana (Sumber: CNN Indonesia/Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak delapan orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ledakan yang melanda kawasan komersial Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan. Peristiwa yang diduga bersumber dari tabung etilena tersebut terjadi pada Rabu malam.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa ledakan keras tersebut terdengar pada rentang pukul 18.15 hingga 18.16 WIB berdasarkan laporan dari para pekerja di pasar. Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan penanganan intensif.

Para korban dilarikan ke dua rumah sakit berbeda untuk penanganan darurat, yakni Rumah Sakit Fatmawati dan RS Sari Asih.

Menanggapi insiden ini, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan 50 personel ke lokasi kejadian. Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyatakan bahwa prioritas utama petugas di lapangan adalah memberikan pertolongan pertama serta mengamankan perimeter.

“Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” kata Henik, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (14/10).

Unit Gegana diterjunkan khusus untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di area sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, jajaran patroli Brimob memegang peranan dalam menjaga keamanan perimeter agar proses olah TKP dapat berjalan tanpa hambatan.

Meskipun indikasi awal mengarah pada tabung etilena, kepolisian menegaskan bahwa investigasi mendalam masih berlangsung. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai pemicu insiden tersebut.

“Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung,” ucap Budi.

“Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses olah TKP dan investigasi lanjutan masih dikerjakan oleh aparat berwenang di lokasi kejadian. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan