MENITNEWS.CO.ID, GOWA — Kawasan Cagar Budaya Balla Lompoa dan Pelataran Istana Tamalate Sungguminasa dipadati lebih dari 300 warga dalam perhelatan KORMI Gowa Fest 2026, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah interaksi publik yang memadukan aktivitas kebugaran fisik dengan upaya pelestarian olahraga tradisional khas Sulawesi Selatan.
Rangkaian acara diawali dengan senam massal sejak pagi hari, dilanjutkan dengan pertunjukan seni olahraga tradisional dan permainan rakyat seperti kimba. Tidak hanya menyajikan kegiatan olah tubuh, festival ini juga memfasilitasi perlombaan senam yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Gowa.
Kehadiran ajang ini memberikan ruang bagi warga untuk mengenal kembali permainan tradisional yang kian tergerus oleh kemajuan teknologi digital. Selain aspek kebugaran dan kebudayaan, KORMI Gowa Fest 2026 turut mendorong perputaran ekonomi lokal dengan menghadirkan puluhan tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang didominasi oleh pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi acara.

Pelaksanaan festival budaya dan olahraga ini mendapat dukungan dari dunia usaha, salah satunya melalui keterlibatan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama jaringan dealer Astra Motor Gowa.

Area Sales Supervisor Wilayah Gowa, Andre Budiarto, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak swasta dalam kegiatan publik ini bertujuan untuk memberikan kontribusi sosial di wilayah operasional mereka.
”Kami senang dapat menjadi bagian dari KORMI Gowa Fest karena kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk aktif bergerak dan menjaga kesehatan, tetapi juga memberikan ruang untuk mengenalkan kembali olahraga serta permainan tradisional kepada masyarakat,” ujar Andre melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (4/10/2026).
Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menambahkan bahwa partisipasi dalam festival komunitas lokal merupakan bagian dari upaya membina hubungan sosial dengan warga.
”KORMI Gowa Fest menjadi salah satu momentum yang sejalan dengan semangat kami untuk mendukung gaya hidup sehat, menjaga budaya lokal, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang,” jelas Yusticia dalam keterangan tertulisnya.
Melalui sinergi antara organisasi olahraga masyarakat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, perhelatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkala dalam membangun pola hidup produktif sekaligus merawat warisan sejarah di Kabupaten Gowa. (Adv)



