Supriansa Konsolidasi Golkar Makassar, Targetkan Musda Rampung Desember 2026

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Supriansa, menggelar konsolidasi perdana bersama jajaran pengurus dan kader setelah menerima amanah dari Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin.

Konsolidasi tersebut berlangsung di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Sabtu (10/10/2026). Pertemuan ini dihadiri sejumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Makassar, sembilan dari 15 pimpinan kecamatan, serta sejumlah pengurus DPD II Partai Golkar Kota Makassar.

Dalam pertemuan itu, Supriansa menegaskan bahwa penunjukannya sebagai Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar merupakan amanah khusus dari DPD I Partai Golkar Sulsel. Tugas utamanya adalah menjaga solidaritas kader sekaligus mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) untuk menetapkan ketua definitif.

“Sebuah kesyukuran bagi saya diberikan amanah menjadi Plt Ketua DPD II Golkar Kota Makassar. Tugas dari partai untuk saya sangat jelas, menjaga solidaritas seluruh kader, dan saya juga ditugaskan mempersiapkan pelaksanaan Musda DPD II hingga melahirkan pimpinan definitif,” kata Supriansa.

Ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen seluruh kader agar keberadaan Partai Golkar tidak hanya terlihat dalam aktivitas politik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Supriansa, masa jabatannya sebagai pelaksana tugas bersifat sementara. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk mengesampingkan kepentingan pribadi dan bersama-sama menjaga nama baik partai.

“Komitmen kita berpartai harus dipertegas. Sifatnya saya di DPD II hanya sementara, semua kader harus jelas menjaga nama baik partai. Saya membutuhkan teman-teman yang mau bekerja sama menjalankan amanah ini. Saya butuh kita semua yang punya tujuan dan cita-cita yang sama, membawa Partai Golkar menjadi partai terbaik,” ujarnya.

Supriansa mengibaratkan konsolidasi tersebut sebagai perjalanan sebuah kapal yang harus dikemudikan bersama untuk mencapai tujuan. Ia mengajak seluruh kader menjaga kebersamaan dan mengembalikan fokus perjuangan partai pada kepentingan masyarakat.

“Pertemuan ini ibarat kita naik kapal, saya datang mengajak kita naik kapal bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama, di mana di tempat tujuan banyak orang yang menunggu dan merindukan pengabdian kita. Karena Golkar selalu memperjuangkan kepentingan seluruh golongan masyarakat, tanpa membeda-bedakan satu sama lain,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Supriansa turut menyinggung keputusan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang memilih bergabung dengan Partai Demokrat setelah gagal menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.

Supriansa mengaku menyayangkan keputusan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa Golkar menghormati hak politik Munafri dan tidak akan membiarkan dinamika tersebut melemahkan soliditas partai di Kota Makassar.

“Kita memang sayangkan Pak Munafri Arifuddin tinggalkan kita, itu hak politiknya. Tetapi tidak membuat kita melemah, kita yakin Golkar di Kota Makassar menjadi partai politik terbaik tanpa Munafri Arifuddin. Hari ini, Munafri Arifuddin ke partai lain, tetapi kita anggap dia tetap sahabat dan saudara kita,” tegasnya.

Meski Munafri telah bergabung dengan partai lain, Supriansa meminta anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Makassar tetap mendukung jalannya pemerintahan daerah. Ia secara khusus menginstruksikan para legislator Golkar untuk membantu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dalam menjalankan dan menuntaskan program-program pemerintah kota.

“Saya minta anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Makassar kawal dan bantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjalankan dan menuntaskan program-programnya,” ujarnya.

Menurut Supriansa, dukungan terhadap program pemerintah daerah harus tetap berjalan demi kepentingan masyarakat, terlepas dari dinamika dan pilihan politik masing-masing pihak.

Selain membahas soliditas partai dan persiapan Musda, Supriansa juga meminta seluruh pimpinan kecamatan agar aktif menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikannya kepada Pemerintah Kota Makassar.

Ia mendorong para pimpinan kecamatan untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi melalui Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham. Supriansa meyakini pemerintah kota akan berupaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Supriansa juga menempatkan pimpinan kecamatan sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga eksistensi Partai Golkar. Karena itu, ia meminta mereka terus melakukan pembinaan dan penguatan terhadap kader hingga tingkat kelurahan.

“Pimpinan adalah salah satu roh atau nyawa Partai Golkar. Maka saya minta pimpinan kecamatan agar terus memperhatikan dan melakukan penguatan kepada seluruh kader di tingkat kelurahan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti pada tingkat pengurus kota dan kecamatan. Penguatan struktur hingga kelurahan dinilai penting untuk memastikan partai tetap solid serta mampu menjalankan fungsi politiknya di tengah masyarakat.

Terkait persiapan Musda, Supriansa menyampaikan bahwa sembilan pimpinan kecamatan yang hadir diharapkan segera mempersiapkan diri untuk mendukung tahapan pelaksanaan agenda tersebut.

Ia menyebutkan, DPD I Partai Golkar Sulsel menargetkan seluruh Musda DPD II Partai Golkar di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan rampung paling lambat Desember 2026.

Supriansa juga menegaskan bahwa ketidakhadiran sejumlah pimpinan kecamatan dalam konsolidasi perdana tidak akan menghambat langkahnya untuk memperkuat organisasi.

Ia menyebut Kecamatan Makassar dan Kecamatan Manggala sebagai dua wilayah yang pimpinannya tidak hadir dan belum memberikan kabar.

“Sembilan kecamatan yang hadir, mari kita mempersiapkan diri melaksanakan Musda. Target DPD I Golkar Sulsel merampungkan Musda seluruh DPD II selambat-lambatnya bulan Desember mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi untuk menjaga kekompakan organisasi, termasuk menyiapkan kader yang dinilai mampu mengemban tanggung jawab sebagai pimpinan kecamatan.

“Yang tidak hadir tidak masalah, kita punya banyak kader yang kita siapkan jadi pimpinan kecamatan,” tutup Supriansa.

Melalui konsolidasi perdana ini, Supriansa berharap seluruh jajaran Partai Golkar Kota Makassar dapat kembali memperkuat komunikasi, menjaga persatuan, serta mempersiapkan Musda dengan baik untuk melahirkan kepemimpinan definitif dan memperkuat kerja politik partai di Kota Makassar. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan