PNUP Gelar NSG-IE 2026, Hadirkan Tiga Tokoh Nasional

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) akan menggelar National Studium Generale & Innovation Expo (NSG-IE) 2026 dengan menghadirkan tiga tokoh nasional untuk memperkuat peran pendidikan tinggi vokasi dalam hilirisasi riset dan inovasi.

Kegiatan bertema “Peran Perguruan Tinggi Vokasi dalam Hilirisasi Inovasi Berdampak untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, di Auditorium Kampus 2 PNUP, Moncongloe, Kabupaten Maros.

Agenda nasional ini menjadi momentum strategis bagi PNUP untuk mendorong hasil riset dan inovasi perguruan tinggi vokasi agar tidak berhenti pada pengembangan akademik, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Direktur IV PNUP, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., berharap kegiatan tersebut menjadi pemicu kebangkitan riset dan inovasi di lingkungan sivitas akademika.

“Momentum kebangkitan riset dan inovasi dari kampus vokasi,” ungkap Nurhayati, Sabtu (24/10/2026).

Salah satu agenda utama NSG-IE 2026 adalah kuliah umum bersama tiga pembicara nasional yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.10–11.30 WITA.

Ketiga pembicara tersebut akan membahas perspektif strategis mengenai hilirisasi inovasi, pengembangan ekonomi maritim, serta penguatan pembangunan yang berdampak bagi masyarakat.

Pembicara pertama adalah Prof. Yos Sunitoyoso, S.T., M.Eng., Ph.D., selaku Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pembicara kedua, Dr. Ir. Sugeng Santoso, yang menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Sementara itu, pembicara ketiga adalah Dr. Jan S. Maringka, S.H., M.H., Ketua Dewan Pembina Lembaga Sinergi Desa Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian serta Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Kehadiran ketiga tokoh tersebut diharapkan memperkaya wawasan peserta mengenai strategi menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha, industri, dan masyarakat.

PNUP Teken MoU dengan 24 SMK di Polewali Mandar

Sebelum kuliah umum, NSG-IE 2026 akan dibuka secara resmi oleh Direktur PNUP, Prof. Ir. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PNUP dan 24 sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan vokasi secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan menengah kejuruan hingga pendidikan tinggi.

Melalui kolaborasi tersebut, PNUP ingin memperluas sinergi dengan SMK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kompetensi peserta didik, serta membuka peluang pengembangan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Direktur PNUP, Prof. Ir. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa NSG-IE 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret perguruan tinggi vokasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.

“Kami ingin menunjukkan bahwa politeknik hadir sebagai solusi. Hilirisasi inovasi harus sampai ke desa dan SMK. MoU dengan 24 SMK di Polman adalah bukti PNUP ingin membangun ekosistem vokasi yang kuat di Sulawesi,” ujar Rusdi.

Menurutnya, perguruan tinggi vokasi memiliki peran penting dalam menjembatani pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, hasil riset dan inovasi perlu didorong agar dapat dimanfaatkan secara luas, termasuk untuk mendukung pembangunan desa dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Selain kuliah umum dan penandatanganan kerja sama, NSG-IE 2026 juga menghadirkan Innovation Expo yang menampilkan berbagai karya inovasi unggulan mahasiswa dan dosen PNUP.

Setelah rangkaian agenda utama, kegiatan akan dilanjutkan dengan kunjungan VIP ke stan pameran inovasi. Pameran ini menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil kreativitas, riset terapan, dan pengembangan teknologi yang dilakukan sivitas akademika PNUP.

Melalui pameran tersebut, PNUP juga berupaya mempertemukan inovator kampus dengan berbagai pemangku kepentingan sehingga terbuka peluang kolaborasi, pengembangan produk, dan pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

Ketua Panitia NSG-IE 2026, Dr. Ir. Basyar Bustan, M.T., berharap seluruh sivitas akademika dan mitra industri PNUP dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Partisipasi sivitas akademika serta mitra PNUP untuk hadir dalam kegiatan ini sangat diharapkan,” pungkasnya.

Penyelenggaraan NSG-IE 2026 diharapkan memperkuat kontribusi PNUP dalam membangun pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, hilirisasi inovasi diharapkan menjadi salah satu penggerak pembangunan dan peningkatan daya saing Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan