Bupati Darmawangsyah Muin Prioritaskan Utang Daerah dan Hak ASN Gowa

MENITNEWS.CO.ID, GOWA — Penyelesaian utang daerah, pemenuhan hak aparatur sipil negara (ASN), serta percepatan penyusunan anggaran pembangunan menjadi prioritas utama Darmawangsyah Muin setelah resmi dilantik sebagai Bupati Gowa untuk sisa masa jabatan 2025–2030.

Darmawangsyah dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah, terutama menyelesaikan kewajiban keuangan pemerintah daerah yang tertunda dan memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal. Tantangan tersebut semakin besar karena Kabupaten Gowa tidak menetapkan APBD Perubahan 2026 di tengah persoalan internal pemerintahan sebelumnya.

Darmawangsyah resmi dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (28/10/2026).

Usai pelantikan, Darmawangsyah menegaskan bahwa pembenahan internal pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah menjadi langkah awal yang harus dilanjutkan dengan percepatan pelaksanaan program prioritas.

Ia menyebut pembenahan tersebut telah dimulai sejak dirinya menerima surat keputusan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa dan akan terus dilanjutkan setelah resmi menjabat sebagai bupati definitif.

“Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga,” tegas Darmawangsyah.

Salah satu agenda mendesak yang menjadi perhatian Darmawangsyah adalah penyelesaian kewajiban keuangan pemerintah daerah.

Termasuk pembayaran utang kepada pihak ketiga, gaji, honorarium, serta hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu.

Menurutnya, penyelesaian kewajiban tersebut penting untuk menjaga kelancaran pelayanan pemerintahan sekaligus memberikan kepastian bagi para pegawai dan pihak lain yang memiliki hak pembayaran dari pemerintah daerah.

Darmawangsyah menyampaikan, pembenahan yang telah dilakukan mulai menunjukkan perkembangan dalam mengurai persoalan keuangan daerah, termasuk kewajiban yang berasal dari tahun anggaran 2025 dan 2026.

“Alhamdulillah, utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Tahun ini kita fokus menyelesaikan persoalan keuangan yang berdampak langsung kepada ASN maupun masyarakat umum,” jelasnya.

Penyelesaian kewajiban keuangan tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan kelancaran administrasi pemerintahan sekaligus menciptakan ruang yang lebih baik bagi pelaksanaan program pembangunan.

Selain menyelesaikan persoalan keuangan, Pemerintah Kabupaten Gowa juga akan mendorong percepatan penyusunan dan penetapan APBD pokok.

Penyusunan anggaran tersebut akan mengacu pada program prioritas yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), termasuk visi dan misi pemerintah daerah.

DILANTIK BUPATI. Darmawangsyah resmi dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (28/10/2026).

Darmawangsyah menilai dukungan DPRD menjadi salah satu faktor penting agar proses pembahasan anggaran dapat berlangsung efektif dan program pembangunan segera direalisasikan.

“Saya berharap DPRD mendukung seluruh program agar APBD pokok kita bisa menjadi yang tercepat di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Percepatan penetapan APBD diharapkan memberikan kepastian bagi perangkat daerah dalam menjalankan program kerja, mengoptimalkan belanja pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di tengah berbagai persoalan yang harus diselesaikan, pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara pemenuhan kewajiban yang tertunda dan keberlanjutan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap Darmawangsyah dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan baik, terutama dalam menyelesaikan kewajiban pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar,” ujar Andi Sudirman.

Dukungan pemerintah provinsi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas pemerintahan, khususnya dalam menghadapi persoalan anggaran dan memastikan program pembangunan di Kabupaten Gowa tetap berjalan sesuai perencanaan.

Dengan dimulainya kepemimpinan definitif Darmawangsyah Muin, penyelesaian persoalan keuangan, pemenuhan hak ASN, dan percepatan anggaran menjadi sejumlah agenda yang akan menentukan efektivitas pemerintahan Kabupaten Gowa pada sisa masa jabatan 2025–2030.

Pelantikan Bupati Gowa tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Andi Tenri Indah Darmawangsyah sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda Forum Anak, dan Bunda Literasi Kabupaten Gowa.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan anak usia dini, pemenuhan hak anak, serta pengembangan budaya literasi di Kabupaten Gowa.

Ketiga peran tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui penguatan pendidikan, perlindungan anak, dan peningkatan minat baca masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Kabupaten Gowa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta para camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dengan berbagai agenda yang menanti, Darmawangsyah kini menghadapi tantangan untuk membenahi tata kelola keuangan, memperkuat koordinasi dengan DPRD, dan memastikan pelayanan publik serta pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (red)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan