MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menargetkan pembangunan Makassar Creative Hub (MCH) di seluruh kecamatan untuk memperluas akses ruang pengembangan diri dan kreativitas bagi generasi muda.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat berbicara dalam Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2026 di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar.
Menurut Munafri, penyediaan infrastruktur dan ruang kreativitas bagi anak muda, termasuk pelajar tingkat menengah atas, masih memerlukan perluasan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Pihaknya berencana memaksimalkan fasilitas tersebut guna menjangkau pemuda dari berbagai latar belakang di 15 kecamatan.
Dorong Penggunaan Teknologi untuk Bahasa Daerah

Selain fasilitas kreativitas, forum kepemudaan yang diselenggarakan oleh Basaibu Wiki-Sulsel bersama Rumah Budaya Rumata ini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital.
Munafri menilai kemajuan teknologi harus dimanfaatkan generasi muda untuk mendokumentasikan serta memperkenalkan kembali bahasa daerah agar tetap relevan.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, dan pegiat digital dinilai menjadi elemen penting untuk menjaga warisan lokal agar dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.
Keterlibatan Pemuda dalam Kebijakan Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah menekankan bahwa partisipasi pemuda tidak boleh berhenti pada tingkat seremonial semata.
Gagasan yang lahir dari kegiatan kepemudaan didorong untuk diterjemahkan ke dalam program kerja konkret sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.
“Pemuda membawa ide-ide kreatif dan penguasaan teknologi yang adaptif terhadap tantangan modern,” ujar Munafri melalui keterangan tertulisnya.
Pemerintah Kota Makassar menyatakan terbuka untuk menampung rekomendasi lintas sektor, mulai dari isu lingkungan, perubahan iklim, hingga pengembangan teknologi yang disuarakan oleh generasi muda. (Adv)



