Gubernur Papua Barat Borong Kain Tenun Toraja di Stan Sulsel Pada Pameran Harmoni Pesparawi Nasional 2026

ads
ads
ads

MENITNEWS.CO.ID, MANOKWARI — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menunjukkan dukungannya terhadap produk budaya dan ekonomi kreatif Nusantara dengan memborong berbagai kerajinan khas Toraja saat mengunjungi stan Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Pameran Harmoni Manokwari di Plaza Kampus Universitas Papua (Unipa), Jumat (26/6/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung pada hari kelima penyelenggaraan Pameran Harmoni Manokwari yang menjadi bagian dari rangkaian Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.

Didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan berkeliling meninjau berbagai stan pameran yang menampilkan produk unggulan dari berbagai daerah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pameran tersebut diikuti oleh 66 peserta yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari UMKM binaan pemerintah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), perbankan, lembaga negara, organisasi perempuan, komunitas pemuda, hingga perwakilan dari 10 provinsi di Indonesia.

Perhatian Gubernur Papua Barat tertuju pada stan Kontingen Sulawesi Selatan yang tampil berbeda dengan menghadirkan miniatur rumah adat Tongkonan sebagai ikon budaya Toraja. Ia tampak mengamati secara saksama arsitektur rumah adat tersebut sebelum mendapatkan penjelasan mengenai filosofi dan makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, didampingi Bendahara Panitia, Vivi Brouwer, bersama pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari, menjelaskan filosofi rumah Tongkonan sekaligus memperkenalkan beragam produk unggulan Sulawesi Selatan yang dipamerkan, mulai dari kain tenun Toraja, tas tradisional Sepu, syal, hingga aneka suvenir dan kuliner khas daerah.

Ketertarikan Gubernur Papua Barat terhadap produk-produk tersebut, berujung pada aksi spontan memborong sejumlah kerajinan tanpa melakukan proses tawar-menawar.

Beberapa produk yang dibeli di antaranya kain tenun Toraja, tas tradisional Sepu, syal, dan berbagai suvenir khas Sulawesi Selatan untuk dibagikan kepada para staf yang mendampinginya.

Kunjungan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi Kontingen Sulawesi Selatan dalam mempromosikan kekayaan budaya daerah di ajang nasional.

Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Gubernur Papua Barat terhadap produk-produk kerajinan Toraja.

“Pameran Harmoni ini bukan sekadar pelengkap kemeriahan Pesparawi, tetapi menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan nilai spiritual, kekayaan budaya, dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Barat atas kunjungan dan apresiasinya terhadap produk-produk unggulan Toraja,” ujar Alfrida.

Kehadiran Gubernur Papua Barat, sekaligus menjadi dorongan positif bagi pelaku UMKM dan perajin daerah untuk terus mengembangkan produk lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional melalui ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. (*)