Sekda Makassar Dorong ASN Terapkan Manajemen Mutu Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menekankan pentingnya penerapan manajemen mutu sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Penegasan tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XXIV yang digelar di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Selasa (21/7/2026).

Pelatihan yang diikuti 40 peserta, terdiri atas lurah dan kepala subbagian (Kasubag) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar itu mengangkat tema “Manajemen Mutu: Membangun Budaya Kinerja yang Bermutu dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Kota Makassar”, bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam paparannya, Andi Zulkifly menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus mengedepankan kualitas pelayanan melalui penerapan manajemen mutu yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Menurutnya, organisasi pemerintah memiliki karakter yang berbeda dengan organisasi bisnis. Jika perusahaan berorientasi pada keuntungan, maka instansi pemerintah memiliki tanggung jawab utama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Organisasi pemerintah berbeda dengan organisasi bisnis. Kalau perusahaan berorientasi pada keuntungan, maka organisasi pemerintah berorientasi pada pelayanan. Tugas kita adalah memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas dan memuaskan,” ujar Andi Zulkifly.

Mantan Lurah Lakkang tersebut menjelaskan bahwa konsep manajemen mutu yang selama ini berkembang di dunia bisnis tetap dapat diterapkan di sektor pemerintahan dengan menyesuaikan tujuan organisasi. Fokus utamanya bukan menghasilkan keuntungan, melainkan meningkatkan kualitas layanan publik secara berkelanjutan.

Ia mengatakan setiap perangkat daerah harus memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, standar pelayanan yang terukur, serta mekanisme evaluasi yang mampu mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

“Kita harus memiliki standar pelayanan, mengukur pelaksanaannya, kemudian mengevaluasi apakah masyarakat sudah puas atau belum. Tanpa pengukuran mutu, kita tidak akan pernah mengetahui kualitas pelayanan yang kita berikan,” kata Sekda Makassar.

Selain itu, Sekda Makassar, Andi Zulkifly menilai bahwa, pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai prosedur, transparan, efektif, dan akuntabel.

Ia juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor utama keberhasilan pelayanan publik. Menurutnya, kompetensi ASN tidak hanya diukur dari pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap serta etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kompetensi itu merupakan gabungan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Seseorang bisa saja sangat pintar, tetapi jika sikap pelayanannya tidak baik, maka kualitas pelayanannya tetap tidak akan maksimal,” jelasnya.

Mantan Camat Ujung Pandang itu mengingatkan seluruh peserta bahwa status sebagai ASN merupakan amanah untuk menjadi pelayan masyarakat.

Oleh sebab itu, budaya kerja profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan harus terus dibangun di seluruh jenjang organisasi.

“Kita sudah memilih menjadi pelayan masyarakat. Karena itu, orientasi kita bukan mencari keuntungan, tetapi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Budaya kerja yang baik harus dibangun mulai dari pimpinan hingga seluruh pegawai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Andi Zulkifly juga mendorong setiap unit kerja di lingkungan Pemkot Makassar agar secara rutin melakukan evaluasi mutu pelayanan, mengidentifikasi berbagai kelemahan, memperbaiki proses kerja, serta membangun budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Ia berharap seluruh ASN mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip manajemen mutu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan publik di Kota Makassar semakin efektif, profesional, dan mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Kita harap seluruh ASN mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen mutu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan publik di Kota Makassar semakin efektif, profesional, dan mampu memenuhi harapan masyarakat,” tutup Sekda Makassar. (*)

Banner Sponsor

Iklan