MENITNEWS.CO.ID, JEDDAH – Pembangunan Menara Jeddah di Arab Saudi kini kembali menunjukkan kemajuan signifikan setelah sempat terhenti cukup lama. Pencakar langit yang dirancang melampaui rekor ketinggian Burj Khalifa tersebut diproyeksikan menjadi bangunan pertama di dunia yang menembus batas 1 kilometer atau setara 3.281 kaki.
Kabar mengenai progres megaproyek ini disampaikan langsung oleh miliarder Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal, melalui unggahan di media sosial. Ia mengungkapkan bahwa konstruksi menara saat ini telah melewati ketinggian 430 meter (1.411 kaki).
Pencapaian fisik tersebut ditandai dengan rampungnya pembangunan lantai ke-107. Secara keseluruhan, progres pembangunan struktur fisik gedung megah ini telah menyentuh angka 43 persen.

Dari segi arsitektur, Menara Jeddah dirancang oleh firma arsitek ternama Adrian Smith + Gordon Gill Architecture. Sementara itu, untuk penanganan teknis dan rekayasa struktur dipercayakan kepada Thornton Tomasetti sebagai mitra teknik.
Kelanjutan proyek ini menjadi angin segar di tengah penyesuaian sejumlah pembangunan infrastruktur skala besar di Arab Saudi. Pasalnya, tidak semua megaproyek di Kerajaan Arab Saudi berjalan sesuai rencana awal yang ambisius.
Baca juga: Makkah Bakal Gelap Total: Jadwal dan Wilayah Gerhana Matahari Total 2027 di Arab Saudi
Sejumlah kontrak untuk megastruktur di kawasan NEOM terpaksa dibatalkan pada tahun ini. Penyesuaian juga terjadi pada proyek unggulan “The Line” yang dirancang sepanjang 100 mil. Berdasarkan laporan terbaru, skala pembangunan proyek tersebut telah dikurangi secara drastis dan operasinya dihentikan sementara setidaknya hingga tahun 2030.
Di tengah penundaan dan pembatalan beberapa proyek raksasa lainnya, kemajuan Menara Jeddah menegaskan komitmen untuk menyelesaikan gedung yang bakal menggeser rekor pencakar langit tertinggi di dunia tersebut. (*)

