MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama PT Semen Tonasa, memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mempercepat implementasi hasil riset menjadi inovasi yang dapat diterapkan di sektor industri sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar tidak hanya berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi mampu melahirkan teknologi, model pemberdayaan masyarakat, hingga solusi ekologis yang memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan solusi ilmiah atas berbagai tantangan yang dihadapi industri.
Menurutnya, inovasi merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sehingga hasil penelitian harus mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga : Didukung Kementan RI, Drone Buatan Unhas Mulai Didistribusikan ke 46 Daerah Percepat Modernisasi Pertanian
“Kerja sama inovasi sangat penting. Tidak ada negara yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa inovasi. Karena itu, universitas harus hadir melalui riset yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Jamaluddin Jompa, Senin (3/8/2026).
Selain penguatan riset dan inovasi, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan beasiswa bagi masyarakat di wilayah Ring 1 PT Semen Tonasa yang memiliki potensi akademik. Program ini diharapkan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda di sekitar kawasan operasional perusahaan.
Dalam kesempatan itu, Prof. Jamaluddin Jompa juga menawarkan pengembangan Ayam Alope Unhas di kawasan PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkep.

Program yang merupakan hasil riset pemuliaan tersebut diproyeksikan menjadi model pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan lahan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Tonasa, H. Anies, S.E., M.M., mengatakan bahwa penandatanganan MoU merupakan kelanjutan dari kemitraan yang selama ini telah terjalin dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ke depan, kolaborasi akan diperluas melalui pengembangan inovasi berbasis ekologi, pendampingan program penghijauan, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
“Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi yang selama ini telah terbangun. Ke depan, kami ingin memperluas kolaborasi tidak hanya pada bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi industri, lingkungan, dan masyarakat,” kata Anies.
Baca Juga : Rektor Unhas: Lulusan Harus Siap Bersaing di Tingkat Global, Bukan Sekadar Miliki Gelar
Kerja sama ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui hilirisasi riset dan pengembangan inovasi, serta SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri.
Penandatanganan MoU berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Makassar. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Hasanuddin dan pejabat PT Semen Tonasa.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing industri nasional, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)

