Unhas Dampingi Pemkab Bulukumba Perkuat Kapasitas SDM, Siap Menembus Kerja Sama Internasional

MENITNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperkuat perannya, dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah.

Kali ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (PPMU-PK-M) mendampingi Pemerintah Kabupaten Bulukumba memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) aparatur guna mendorong efektivitas kerja sama internasional sebagai instrumen pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pinisi, Kabupaten Bulukumba, Selasa (4/8/2026), mengusung tema “Strategi Penguatan Kapasitas SDM Aparatur Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam Mendorong Efektivitas Kerja Sama Internasional Daerah.”

Program tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan kalangan akademisi dan pemerintah daerah untuk membahas peluang Bulukumba memanfaatkan potensi lokal sebagai pintu masuk kolaborasi di tingkat global.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin yang juga Ketua Program Studi Magister Hubungan Internasional FISIP Unhas, Prof. Drs. Darwis, MA, Ph.D., mengatakan era otonomi daerah telah membuka peluang luas bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk membangun kemitraan dengan berbagai daerah di Luar Negeri.

Baca Juga : FKG Unhas dan Hokkaido University Gelar Simposium Internasional Bahas Inovasi Periodontologi dan Kesehatan Sistemik

Menurutnya, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila didukung aparatur yang memahami tata kelola kerja sama internasional, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan proposal, hingga implementasi program.

“Kerja sama internasional bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman, melainkan instrumen pembangunan yang harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur menjadi investasi penting agar setiap potensi daerah dapat diterjemahkan menjadi peluang kolaborasi global,” ujar Prof. Darwis.

Dalam sesi pemaparan, peserta memperoleh materi mengenai strategi memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam membangun kerja sama internasional yang efektif. Diskusi berkembang membahas berbagai tantangan, mulai dari pemetaan potensi daerah, penyusunan dokumen kerja sama, hingga membangun jejaring dengan mitra internasional yang memiliki karakteristik serupa dengan Bulukumba.

Anggota tim pengabdian, Ishaq Rahman, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa diplomasi daerah kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pembangunan melalui kolaborasi lintas negara.

Ia menilai Bulukumba memiliki berbagai keunggulan yang layak dipromosikan di tingkat internasional, seperti sektor kemaritiman, industri perahu Pinisi, pariwisata, hingga komoditas unggulan daerah.

“Bulukumba memiliki berbagai modal yang dapat dipromosikan di tingkat internasional. Tantangannya bukan pada minimnya potensi, melainkan bagaimana potensi tersebut dikemas menjadi proposal kerja sama yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan calon mitra,” jelas Ishaq.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Perwakilan Dinas Perikanan Bulukumba, Yusli, menyoroti peluang diplomasi berbasis identitas maritim daerah.

Ia mengungkapkan, Bulukumba memiliki rekam jejak kerja sama dengan Brunei serta pengalaman ekspor ke Arab Saudi yang dapat menjadi modal memperluas kemitraan internasional.

Menurutnya, pendekatan business to business (B2B) dan government to government (G2G) dapat dipadukan dengan kekuatan budaya Pinisi maupun keterkaitan sejarah dengan komunitas Aborigin sebagai pintu masuk diplomasi daerah.

Sementara itu, perwakilan Baperida Kabupaten Bulukumba, Endang, menyoroti perlunya peningkatan kualitas penyajian berbagai inovasi daerah yang selama ini telah memperoleh perhatian dalam sejumlah kompetisi.

Ia juga meminta masukan mengenai model kerja sama internasional yang potensial untuk mendukung pengembangan inovasi daerah.

Dari sektor pariwisata, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Widi, mengungkapkan daerahnya memiliki sekitar 140 destinasi wisata yang berpotensi dipromosikan ke pasar internasional.

Menurutnya, tantangan utama tidak hanya terletak pada promosi, tetapi juga pada kebutuhan pendampingan dan coaching clinic agar pemerintah daerah mampu menyusun strategi kerja sama internasional yang lebih terarah di sektor pariwisata.

Berbagai masukan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan aparatur pemerintah terhadap pendampingan berkelanjutan dalam merancang diplomasi daerah yang lebih profesional dan adaptif terhadap dinamika global.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba, Dra. Hj. Umrah Aswani, MM, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba. Turut hadir Kepala Baperida Kabupaten Bulukumba Andi Irma, ST., MM, Inspektur Kabupaten Bulukumba, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, para sekretaris OPD, serta perwakilan organisasi perangkat daerah se-Kabupaten Bulukumba.

Tim Pengabdian Universitas Hasanuddin yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Prof. Drs. Darwis, MA, Ph.D., Ishaq Rahman, S.IP., M.Si., Munjin Syafiq, S.IP., M.Si., Munif Ranti Arif, S.IP., M.A., Fajhriadi Hastira, S.IP., M.Si., serta dua mahasiswa Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Hasanuddin.

Melalui program tersebut, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur agar mampu memanfaatkan peluang kerja sama internasional sebagai instrumen pembangunan.

Dengan kesiapan SDM yang semakin baik, Bulukumba diharapkan mampu mengangkat potensi maritim, budaya, dan pariwisatanya menjadi kekuatan diplomasi daerah yang berdampak pada peningkatan investasi, perdagangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (*)

Banner Sponsor

Iklan