MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Kemenangan AC Milan atas Torino pada giornata pertama Liga Italia 2026-2027 memetik apresiasi dari mantan kiper Timnas Italia, Emiliano Viviano. Ia menilai penunjukan Ruben Amorim sebagai juru taktik baru I Rossoneri merupakan langkah yang sangat tepat.
Bertanding pada Senin (24/8/2026), AC Milan sukses mengamankan tiga poin usai mengalahkan Torino dengan skor 2-1. Hasil ini mengakhiri catatan kurang memuaskan para pelatih Milan terdahulu yang kerap gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka dalam dua musim terakhir.
Baca juga: AC Milan Bungkam Torino 2-1 di Laga Perdana Serie A 2026/2027
Pada laga perdana musim 2024-2025, Paolo Fonseca hanya mampu membawa Milan bermain imbang 2-2 saat berhadapan dengan Torino. Sementara itu, Massimiliano Allegri justru harus menelan kekalahan 1-2 dari Cremonese pada pekan pertama musim lalu.
Berbeda dari pendahulunya, Amorim langsung menerapkan formula anyar lewat skema 3-4-2-1. Strategi ini menekankan tekanan serta intensitas tinggi di sepanjang pertandingan, berbeda dengan gaya permainan Milan saat masih ditangani Allegri.
Baca juga: AC Milan Resmi Tolak Tawaran Coventry City untuk Ruben Loftus-Cheek
Meski sempat tertahan tanpa gol pada babak pertama, perubahan taktik Amorim membuahkan hasil di paruh kedua. Alphadjo Cisse membuka keunggulan Milan pada menit ke-64, disusul gol Adrien Rabiot tiga menit kemudian. Torino hanya mampu menipiskan jarak lewat gol Che Adams pada masa injury time (90+3′).
Keberanian Amorim dalam meracik komposisi pemain turut menuai pujian. Mantan pelatih Manchester United itu tak ragu menurunkan pemain muda seperti Cisse dan Koni De Winter sebagai starter sejak awal laga.
Baca juga: Tumbang dari AC Milan Asuhan Amorim, Carrick Sebut MU Main Buruk
Viviano mengaku sangat terkesan dengan kinerja serta respons cepat yang ditunjukkan juru taktik asal Portugal tersebut di awal musim ini. Ia menganggap Amorim memiliki kemampuan taktis di atas rata-rata meski penampilannya terkesan biasa saja.
“Milan telah memilih pelatih yang tangguh,” ujar Viviano seperti dikutip dari Milan News.
Ia menambahkan bahwa tidak mudah bagi seorang pelatih untuk langsung merombak strategi dan mengubah momentum tim dalam menghadapi sebuah pertandingan. Keputusan Amorim memberi kepercayaan kepada pemain muda seperti Cisse juga dinilainya sebagai langkah yang sangat tepat.
“Kelihatannya seperti pelatih biasa saja yang datang, tapi dia sudah membuktikan bahwa dia mampu melakukan hal-hal hebat. Saya sangat terkesan dengan Amorim,” tuturnya.
Meski berhasil mengawali musim dengan kemenangan, AC Milan dinilai masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Para penggawa I Rossoneri dianggap masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi secara penuh dengan skema permainan yang diinginkan sang allenatore.
Selain penyempurnaan taktik, Amorim juga dilaporkan masih berburu amunisi baru sebelum bursa transfer ditutup. Sektor gelandang serang menjadi fokus utama pembenahan sang pelatih.
Opsi yang ada saat ini dianggap belum ideal untuk mengarungi musim yang panjang. Kehadiran Alphadjo Cisse dan Ruben Loftus-Cheek yang dipasang lebih terdorong ke depan dinilai belum cukup untuk memenuhi kebutuhan skema permainan Amorim. (*)

