MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kebakaran melanda satu rumah permanen di Perumahan Bumi Husada Indah Blok CC+6, Jalan Tamangapa Raya 03, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (25/8/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga sementara dipicu korsleting listrik.
Peristiwa kebakaran dilaporkan pada pukul 19.37 WITA oleh Regu 2 Pos Unit Manggala. Api diketahui muncul dari salah satu rumah setelah warga melihat kobaran api di kawasan perumahan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi. Sebanyak lima armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, satu rumah terdampak kebakaran. Bangunan tersebut mengalami kerusakan sedang.
Baca Juga : Enam Kecamatan di Makassar Krisis Air, BPBD Salurkan Bantuan Tandon
Kebakaran juga berdampak terhadap satu kepala keluarga yang terdiri atas dua orang. Mereka masing-masing merupakan satu laki-laki dewasa dan satu perempuan dewasa. Dalam laporan awal, tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, H.M. Fadli Tahar, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik di rumah.

Menurut Kalak BPBD Makassar, Fadli, masyarakat perlu memastikan kondisi kabel, colokan, stopkontak, serta peralatan listrik dalam keadaan aman dan tidak digunakan secara berlebihan. Ia juga mengingatkan warga agar segera memutus aliran listrik apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi dan peralatan listrik di rumah serta segera melapor apabila terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujar Fadli Tahar.
Baca Juga : Kebakaran di Pintu 0 Unhas Tamalanrea, BPBD Makassar Cepat Tanggap Evakuasi 37 Jiwa
Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Makassar berkoordinasi dengan Damkarmat, Binmas, Babinsa, serta perangkat RT dan RW setempat. Proses evakuasi dan pemadaman telah dilakukan.
Akses menuju lokasi dilaporkan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga memudahkan petugas dalam melakukan penanganan.
Pasca-kejadian, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi sarung dan selimut. Sementara itu, belum terdapat posko pengungsian yang didirikan di lokasi.
BPBD Makassar masih mencatat laporan tersebut sebagai data awal kejadian. Dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran masih bersifat sementara dan dapat diperbarui berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut. (*)

