Si Jago Merah Lahap 2 Hektare Lahan di Kawasan Tallasa City Makassar

Kebakaran lahan kosong seluas dua hektare terjadi di Kawasan Tallasa City, Makassar. (Sumber: Detikcom/Foto: dok istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Kebakaran melanda area lahan kosong di Kawasan Tallasa City, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8/2026) malam. Kobaran api yang membakar semak-semak kering di lokasi tersebut dengan cepat meluas hingga menghanguskan area diperkirakan mencapai dua hektare.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui membakar area vegetasi kering sekitar pukul 18.30 Wita. Petugas pemadam kebakaran bersama personel terkait langsung bergerak ke titik lokasi setelah menerima laporan dari rekaman video warga yang beredar.

Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Edwin, mengonfirmasi bahwa penanganan di lapangan membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga api benar-benar berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 Wita.

Proses pemadaman sempat menghadapi kendala akibat luasnya area yang terbakar serta penyebaran titik api yang memanjang. Kondisi vegetasi berupa semak belukar yang mengering membuat kobaran api cepat membesar dan meluas di sekitar lokasi kejadian.

Guna menjinakkan si jago merah, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Makassar menambakan unit armada di lapangan. Pada awal penanganan, hanya satu unit armada yang dikerahkan, namun penambahan dua unit armada segera dilakukan guna mempercepat penyekatan api. Total tiga unit armada dikerahkan ke lokasi hingga situasi kondusif.

Pihak BPBD Makassar memastikan tidak ada bangunan pemukiman maupun fasilitas lain yang terdampak akibat insiden ini, mengingat objek yang terbakar murni merupakan lahan kosong tanpa pemukiman warga di sekitarnya.

Hingga proses pendinginan selesai dilakukan, penyebab pasti yang memicu munculnya titik api di lahan kosong tersebut masih belum dapat diketahui. Petugas di lapangan fokus pada upaya pemadaman total untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan