Nadzira Shafa Refleksikan Duka, Pertumbuhan Diri, dan Pandangan Soal Cinta Lewat Unggahan Threads

ZIARAH - Kolase potret Nadzira Shafa dicapture Senin (17/11/2025). (Instagram enazirashf_)

MENITNEWS.CO.ID, JAKARTA – Selebgram sekaligus penulis Nadzira Shafa kembali menarik perhatian publik setelah membagikan serangkaian pemikiran mendalam melalui akun Threads pribadinya. Wanita yang akrab disapa Zira ini membagikan refleksi emosional yang menyentuh berbagai topik, mulai dari rasa rindu, proses menyembuhkan duka yang belum usai, hingga perjalanan kedewasaan pasca-kepergian suaminya, mendiang Muhammad Ameer Azzikra, pada 2021 lalu.

Dalam salah satu unggahannya pada Senin (24/8/2026), Zira menyapa para pengikut perempuannya dengan membagikan pandangan mengenai arti merindukan masa lalu. Penulis novel 172 Days ini menekankan bahwa kerinduan terhadap mantan pasangan tidak selalu berarti sinyal untuk kembali menjalin hubungan. Menurutnya, perasaan tersebut kerap menandakan proses duka yang belum sepenuhnya selesai, baik bagi pihak yang ditinggalkan maupun yang memutuskan untuk pergi.

Baca juga: Lingling Sirilak Kwong Dinobatkan sebagai Perempuan Tercantik di Dunia 2026 Versi Netizens Choice Magazine

Zira juga berpesan agar setiap orang dapat menjaga kehormatan hatinya dengan memberikan kasih sayang secara proporsional. Ia menegaskan pentingnya menjalin hubungan yang seimbang, di mana seseorang hanya layak mencintai orang yang juga memberikan kepedulian sepadan. Jika keseimbangan tersebut tidak tercipta, ia menyarankan untuk berani melangkah pergi.

Selain membahas soal hubungan, Zira mengungkapkan bagaimana rentetan ujian hidup telah mengubah kepribadiannya secara drastis. Ia menceritakan bahwa dirinya dahulu merupakan sosok yang sangat ceria. Namun, besarnya tekanan hidup sempat mengubahnya menjadi pribadi yang lebih tenang dan pendiam. Ketika ia berusaha kembali menjadi dirinya yang ceria, sebagian pengikutnya justru merasa asing dengan perubahan tersebut.

Pada unggahan terpisah, pelantun tembang Arah Bersamamu ini merefleksikan usianya yang kini genap 26 tahun. Momen tersebut membuatnya kembali mengingat kenangan saat dilamar oleh almarhum Ameer Azzikra pada usia 20 tahun. Mantan mahasiswi jurusan Psikologi Universitas Mercu Buana Jakarta ini menceritakan bagaimana doanya dulu dijawab dengan kehadiran almarhum suami yang taat beragama.

Baca juga: Jang Dong Yoon Siap Pinang Kim Seung Yoon pada Oktober Mendatang

Pengalaman hidup pasca-kehilangan membuat pendekatan berdoanya turut berubah. Zira mengaku sempat menurunkan standarnya dalam berdoa dan hanya meminta yang terbaik, namun hal itu tak kunjung memberikan kecocokan. Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa dirinya disarankan untuk tetap memanjatkan doa-doa terbaik secara detail kepada Tuhan.

Sebelumnya, Zira juga meluncurkan novel bertema roman berjudul Ibadah dan Cinta yang memicu spekulasi publik mengenai kehidupan asmaranya. Menanggapi rumor yang beredar tentang sosok pasangan baru dalam kerangka perilisan buku tersebut pada Senin (20/7/2026), Zira memilih untuk merespons pertanyaan media dengan senyuman tanpa memberikan konfirmasi tegas. Langkah elegan tersebut mendapat beragam tanggapan positif dan doa terbaik dari para pengikutnya di media sosial.

Baca juga: Laudya Cynthia Bella Batasi Aktivitas Hiburan usai Hijrah, Sempat Pertimbangkan Pensiun Dini

Di samping karya terbarunya, Zira turut membagikan pandangannya mengenai kunci keberlangsungan sebuah hubungan pernikahan. Ia mengemukakan pendapat bahwa pernikahan yang diawali tanpa rasa cinta terlebih dahulu memiliki potensi untuk bertahan lebih lama. Menurut pandangannya, fondasi yang dibangun di atas rasa hormat dan komitmen bersama akan membiarkan rasa cinta tumbuh secara alami seiring jalannya waktu. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan