Pabrik Subang Beroperasi, BYD Kuasai 37 Persen Pasar Mobil Listrik Nasional

BYD Kuasai 37 Persen Pasar Mobil Listrik Nasional, Pabrik Subang Jadi Tumpuan (Foto: Istimewa)

MENITNEWS.CO.ID, SEMARANG — PT BYD Motor Indonesia mencatatkan penjualan sebanyak 40.700 unit kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut mengamankan sekitar 37 persen pangsa pasar mobil listrik (electric vehicle/EV) secara nasional.

Pencapaian penjualan tersebut ditopang oleh perluasan jaringan diler dan penguatan basis produksi dalam negeri. Salah satu wilayah penopang pertumbuhan penjualan regional adalah Jawa Tengah, dengan populasi kendaraan listrik BYD menembus lebih dari 3.000 unit atau menyumbang 37 persen dari total EV di wilayah tersebut hingga Agustus 2026. Kota Semarang berkontribusi sekitar 30 persen terhadap total penjualan BYD di Jawa Tengah.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan menjadi pendorong utama ekspansi perusahaan di daerah.

“Jawa Tengah terus menunjukkan peran penting dalam perkembangan kendaraan energi baru di Indonesia, dan Semarang menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut,” ujar Luther dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi saat ajang GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026).

Luther menambahkan, penguatan pasar dilakukan melalui penambahan jaringan diler dari tujuh lokasi menjadi 16 lokasi di Jawa Tengah, sebagai bagian dari target 110 jaringan diler secara nasional.

Transisi Teknologi dan Produksi Lokal

Tembus 3.000 Unit di Jateng, BYD Genjot Produksi Lokal dan Jaringan Diler (Foto: Istimewa)

Selain mengandalkan kendaraan listrik berbasis baterai murni (BEV), BYD memperluas penetrasi pasar melalui teknologi Dual Mode (DM) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model BYD M6 DM yang diluncurkan pada Mei 2026 mencatatkan akumulasi populasi keluarga M6 mencapai lebih dari 28.600 unit di Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada 2024.

Sistem penggerak Dual Mode mengombinasikan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin pembakaran internal (internal combustion engine) yang berfungsi saat dibutuhkan perjalanan jarak jauh. Langkah ini diambil untuk menjawab kendala keterbatasan infrastruktur pengisian daya (charging station) di jalur antarkota.

Untuk memperkuat rantai pasok domestik, unit BYD M6 EV generasi terbaru kini diproduksi di fasilitas manufaktur BYD yang berlokasi di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Varian standar model ini dibekali baterai dengan jarak tempuh hingga 450 km, tenaga maksimal 150 kW, serta torsi 310 Nm.

Fasilitas pabrik di Subang tersebut melibatkan lebih dari 200 mitra rantai pasok lokal dan menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja pada tahap awal. Kapasitas penyerapan tenaga kerja diproyeksikan meningkat hingga 20.000 orang saat fasilitas beroperasi secara penuh. (*)

Saluran Whatsapp Kami

Iklan